Dimana kita berdiri sekarang tidaklah penting, yang penting kemana kita akan melangkah.
Siapa diri kita sekarang tidak penting, yang penting kita mau menjadi Siapa dengan pribadi yang bagaimana.
Siapa Orang Tua kita tidaklah penting, yang penting kita mau menjadi Anak yang bagaimana.
Masa lalu kita tidaklah penting, yang penting Hari ini dan Esok.
Bagaimana orang memandang kita tidaklah penting, yang penting bagaimana Kita memandang Orang lain, dan bagaimana kita memandang Diri Kita Sendiri.
Berapa besar Kepercayaan orang ditentukan oleh berapa besar Kejujuran dan Kredibilitas kita.
Buah yang bagaimana yang akan kita Petik ditentukan oleh bagaimana kita menanam dan merawatnya.
Bagaimana sekarang kita Berproses, inilah yang akan menentukan Hasil Akhir dari semuanya.
Jangan kita mengharapkan orang lain, suami, anak atau istri untuk Berubah, jika Kita sendiri belum mau berubah Positif (sikap, kata-kata, pola pikir, ibadah).
Sukses tidak selalu diukur dengan harta atau popularitas.
Sukses juga diukur dari Kesehatan Mental kita.
Sukses juga diukur dari seberapa banyak Kita memajukan kesuksesan Orang lain.
Ini adalah sebuah kebenaran bahwa Anda bisa sukses luar biasa dengan cepat bila Anda membantu orang lain untuk meraih dan merasakan sukses (Napoleon Hill)
Maka buang sikap iri, sombong, sirik dan lain-lain
Mari jadikan pribadi kita lebih baik lagi
reff photo : www.primeedges.wordpress.com
3 Pertanyaan Terpenting Agar Bersemangat Sepanjang Tahun !
08.16 Unknown 0 Comments
Jawaban hanya akan muncul jika ada pertanyaan. Jika Anda ingin jawaban atas apa yang sedang Anda hadapi dalam hidup ini, maka Anda harus punya pertanyaan terlebih dahulu.— Hendra
Apakah saat ini anda sedang membutuhkan jawaban atas apa yang sedang dihadapi ? Apakah Anda membutuhkan jawaban atas apa yang sedang Anda rencanakan ? Apakah Anda harus mendapatkan jawaban bagaimana mewujudkan sesuatu yang sangat Anda inginkan ? Jika YA, maka Anda harus punya pertanyaan terlebih dahulu untuk diri Anda sendiri. Singkat kata : Tidak ada jawaban, jika tidak ada pertanyaan ! dan kabar baiknya adalah : Anda hanya perlu menanyakan 3 pertanyaan penting ini kepada diri Anda sendiri untuk mendapatkan jawaban, sehingga tetap bersemangat. Mari kita mulai :
Pertanyaan Pertama : - APA KABAR ?
Apakah Anda pernah mendengar pertanyaan seperti itu ? Saya yakin hampir setiap orang pernah ditanya seperti itu. Lalu apa jawaban Anda saat itu ? Kemungkinan besar respon secara spontan Anda adalah, “Baik !” Nah kalau seperti ini, berarti tidak ada masalah kan ? dan Anda tidak membutuhkan jawaban atas apapun yang sedang Anda hadapi.
Sekarang saya tanya Anda sekali lagi, “Apa Kabar ?”, hanya saja kali ini mohon jangan langsung dijawab, tapi pikirkan secara sadar terlebih dahulu dan gunakan / libatkan perasaan Anda yang sejujur-jujurnya.
Jika jawaban Anda tetap, “Baik !”, pertanyaan berikutnya adalah : “Seberapa Baik ?” Ini penting, karena akan mengukur seberapa besar “ENERGI SEMANGAT” Anda. Di ilmu fisika, agar sebuah benda dapat berpindah dari satu titik ke titik lainnya, dibutuhkan “ENERGI”. Hal itu juga berlaku, apabila kita ingin berpindah dari “suatu kondisi hidup” ke “kondisi hidup yang lebih baik” maka diperlukan energi. Dan kalau jawaban Anda adalah, “Sangat baik !” maka saya ucapkan selamat ! Ini berarti Anda memang bersemangat dan memiliki energi untuk mewujudkan sesuatu yang harus Anda miliki. “Success is not the key to happiness. Happiness is the key to success. If you love what you are doing, you will be successful.” – Albert Schweitzer (1875-1965)
Jika jawaban Anda, “TIDAK/KURANG BEGITU BAIK”, maka inilah saatnya kita melangkah ke pertanyaan berikut . . .
Pertanyaan Kedua : – APA FOKUS PIKIRAN SAYA SAAT INI ?
Apa yang sedang ada dalam pikiran Anda saat ini ? Apakah Anda saat ini sedang memikirkan cara melunasi hutang ? atau sedang memikirkan bawahan, rekan kerja, atau atasan yang menyebalkan ? atau sedang khawatir menanggung biaya hidup yang semakin tinggi sementara gaji belum tentu naik ? Sekali lagi coba pikirkan, apa yang sedang memenuhi pikiran Anda saat ini. Saya yakin Anda pasti sedang memikirkan sesuatu yang buruk dan tidak Anda inginkan terjadi, karena PERASAAN yang “tidak enak” hanya muncul dari PIKIRAN yang sedang terisi oleh hal2 yang “tidak enak”, dan ini membawa kita pada satu kesimpulan penting : “Jika perasaan Anda tidak enak, maka pasti Anda sedang memikirkan sesuatu yang tidak Anda inginkan”. Coba baca ini sekali lagi : “Jika perasaan Anda tidak enak, maka pasti Anda sedang memikirkan sesuatu yang tidak Anda inginkan”. Apa artinya ? Ini artinya : “Anda dapat mengubah suasana hati Anda langsung saat ini juga, hanya dengan mengubah fokus pikiran Anda saat ini. Pikirkan yang Anda mau daripada memikirkan apa yang Anda tidak mau !”
Untuk menunjukkan bahwa proses mengubah suasana hati dapat terjadi secara cepat dalam sekejap saja, coba pikirkan suatu saat Anda mengalami situasi dimana Anda baru pulang bekerja (atau sehabis melakukan suatu aktivitas), badan terasa sangat lelah, lemas dan ingin cepat2 tidur agar hari ini cepat berlalu. Tiba2 telepon berbunyi, dan ternyata kantor tempat Anda bekerja memberitahukan bahwa Anda memenangkan hadiah undian berupa uang tunai Rp. 100 Juta dan satu tiket perjalanan wisata ke negara yang telah lama ingin Anda kunjungi, namun hadiahnya harus diambil sendiri dan acara penyerahan hadiah yang akan berlangsung 1 jam lagi. Apakah Anda akan mengatakan, “Tidak usah, saya lagi lelah sekali dan ingin tidur ???” Tentu saja tidak ! Anda secara spontan akan langsung bersemangat dan langsung siap2 pergi mengambil hadiah. Apa yang sedang terjadi ? Padahal 3 menit sebelumnya Anda tidak ada semangat, tapi mengapa tiba2 berubah menjadi sangat bersemangat ? Itu karena, Anda langsung mengubah fokus yang ada dalam pikiran. Anda membayangkan uang Rp. 100 Juta akan digunakan untuk apa saja, dan membayangkan suasana jalan2 yang menyenangkan.
Jadi, fokuskan pikiran Anda untuk hal-hal yang Anda inginkan, dan ini mengantar kita memasuki pertanyaan terakhir . . .
Pertanyaan Ketiga : – APA YANG SAYA INGINKAN ?
Dengan mengambil keputusan secara sadar memikirkan apa yang Anda inginkan, maka fokus / perhatian Anda akan langsung tertuju pada Apa yang Anda inginkan dan memikirkan bagaimana cara mewujudkannya. Hal terpenting pada point ini adalah, perhatikan perasaan / hasrat yang muncul ketika Anda memfokuskan pikiran pada Apa yang Anda inginkan dan harus diwujudkan.“Obstacle are what you see, when you take your eyes off your goals” – Brian Tracy; Ketika Anda memalingkan wajah Anda dari Tujuan / Goal semula yang harus Anda raih, maka yang akan terlihat oleh Anda adalah masalah !
Kini Anda sudah memahami bagaimana membuat diri Anda tetap bersemangat sepanjang tahun, yaitu hanya dengan menanyakan 3 pertanyaan sederhana (namun yang terpenting) pada diri Anda sendiri:(1) Apa kabar? (2) Apa fokus pikiran Saya ? dan (3) Apa yang Saya inginkan ?
Author : Hendra
Tahukah Anda Kapan Nasib Seseorang Ditentukan ?
08.02 Unknown 0 Comments
Saat Anda membuat keputusan adalah saat dimana nasib Anda ditentukan.— Anthony Robbins
Kita semua tahu bahwa untuk mendapatkan hasil yang berbeda, kita harus melakukan hal yang berbeda, dan sebelum melakukan suatu tindakan selalu didahului dulu dengan membuat keputusan, jadi : sebuah KEPUTUSAN adalah sebuah KEKUATAN untuk menghasilkan perubahan. Benar bahwa kita tidak bisa mengendalikan semua peristiwa yang terjadi dalam hidup kita, tetapi kita selalu dapat mengendalikan untuk memutuskan apa yang ada dalam pikiran kita, apa yang kita percayai, apa yang kita rasakan dan apa yang akan kita lakukan atas apa yang terjadi di sekeliling kita. YANG PASTI, ADALAH KEPUTUSAN, BUKAN KONDISI HIDUP KITA, YANG MENENTUKAN NASIB KITA. Kondisi hidup Anda hari ini adalah hasil dari keputusan dengan siapa Anda bergaul, keputusan atas apa yang mau dipelajari dan mana yang tidak, keputusan untuk mempercayai sesuatu atau tidak, keputusan untuk menyerah atau melanjutkan perjuangan, dan masih banyak lagi; – semua keputusan itulah yang membentuk hidup Anda hari ini. Jika kita dengan sungguh-sungguh ingin merubah hidup kita, maka kita harus membuat KEPUTUSAN YANG SEPENUH HATI tentang apa yang kita perjuangkan dan apa yang akan kita lakukan dengan komitmen.
Mari kita lihat sebuah contoh yang sangat bagus dari seseorang yang mengerti tentang “kekuatan sebuah keputusan yang sepenuh hati”, seseorang yang begitu ambil keputusan akan terus maju untuk memperjuangkannya sampai mendapatkan apa yang sudah diputuskan untuk diwujudkan. Namanya adalah Soichiro Honda, pendiri Honda Corporation, sebuah perusahaan yang memproduksi Motor dan Mobil Honda. Tn. Honda tidak pernah membiarkan segala masalah, hambatan, dan tantangan merintangi jalannya menuju kesuksesan, malahan dia sering dengan sengaja mencari banyak tantangan baru untuk digunakan sebagai batu loncatan meraih impiannya.
Tahun 1938, Tn. Honda adalah seorang pelajar miskin yang punya impian untuk mendesign piston untuk dijual ke Toyota. Dia bekerja keras siang dan malam, dan menggunakan banyak modal tapi belum juga bisa menyelesaikan proyeknya sampai-sampai harus menjual perhiasan istrinya. Akhirnya, begitu proyeknya selesai dan piston itu ditawarkan ke Toyota, namun ternyata ditolak. Teman dan gurunya yang mengetahui hal itu mengejeknya.
Apakah dia frustasi ? Sebagai manusia Ya !, Apakah dia bangkrut ? Ya !, Apakah dia menyerah ? TIDAK ! Malahan dia melanjutkan proyeknya selama 2 tahun berikutnya untuk membuat piston yang lebih bagus. Tn. Honda punya rumusan agar sukses berikut ini :
- Sudah mengambil keputusan tentang apa yang dia inginkan.
- Melakukan action / tindakan nyata atas apa yang sudah diputuskan.
- Mempelajari mana tindakan yang menghasilkan dan mana yang tidak.
Jika ada tindakan yang tidak menghasilkan, maka …
- Dia akan merubah cara kerjanya. Dia bersifat fleksibel.
Akhirnya, setelah dua tahun itu menyempurnakan desainnya, Toyota membelinya ! Cerita selanjutnya tidak selesai di sini, karena pada masa peperangan pabriknya di bom oleh Amerika, tetapi dia terus berjuang, dan kita semua bisa melihat hasilnya hari ini. Itu semua karena Tn. Honda tidak pernah membiarkan apapun menghalangi jalannya. Dia MEMUTUSKAN bahwa selalu akan ada jalan menuju kesuksesan jika kita benar-bernar punya KOMITMEN !
Bekerja Cerdas untuk mendapatkan kesuksesan di masa depan
09.41 Unknown 0 Comments
hal ini mereka membarterkan ember yang mereka bawa dan waktu untuk mendapatkan uang. Sementara Pablo bekerja, ia berpikir bagaimana mengerjakan tugas tersebut dengan lebih efisien, dengan ide untuk membangun saluran pipa yang dapat mengalirkan air dari sumbernya ke desa.
“Bruno, saya punya rencana,” kata Pablo keesokan harinya saat mereka mengambil ember- ember dan berangkat menuju ke sungai.”Daripada kita mondar-mandir membawa-bawa ember hanya untuk mendapatkan beberapa rupiah per hari, kenapa kita tidak sekalian saja membuat sebuah saluran pipa dari sungai ke desa kita”. Bruno menghentikan langkahnya seketika. “Saluran pipa! lde dari mana itu ?!!” seru Bruno.
Bruno tidak tertarik dan mentertawakan ide Pablo. Namun, Pablo sangat yakin akan impiannya, dan memutuskan untuk mengerjakan proyek tersebut sendirian. Sementara itu, Bruno hidup dengan nyaman bahkan cenderung mewah karena pekerjaan membawa ember ternyata memberikan penghasilan yang memadai. Bruno dapat membeli rumah, kendaraan, dan keperluan lainnya, serta tak ketinggalan juga mentraktir teman-teman minum di Resto . Pekerjaan Pablo memang berat karena harus bekerja ekstra, sambil membangun saluran pipa, ia masih harus bekerja di siang hari untuk menghidupi keluarganya.
Pablo selalu memanfaatkan Waktu luang dan hari liburnya untuk tetap menggapai impiannya . Dari hari menjadi minggu, dari minggu menjadi bulan bahkan akhirnya hitungan tahun Pablo bekerja siang malam tak kenal lelah membangun saluran pipa. Mula-mula hanya beberapa meter, kemudian menjadi ratusan meter, hingga akhirnya puluhan kilometer saluran pipa berhasil menghubungkan sumber air ke desanya. Ketika akhirnya pekerjaan itu rampung, seluruh desa menjadi senang karena mendapat pasokan air yang terus-menerus dari saluran pipa tersebut, tak peduli siang atau malam.
Seluruh desa tak lagi kuatir pasokan terhenti ketika pembawa ember sedang sakit atau berlibur. Pablo pun mendapat penghargaan atas jasanya, serta penghasilan yang berlimpah, seperti pipa yang mengalirkan air. Sekarang Pablo tak perlu lagi mengangkut air dengan menggunakan ember. Sementara itu, kondisi Bruno semakin memprihatinkan karena tenaganya semakin berkurang dimakan waktu dan punggungnya semakin bongkok menopang beban. Jika tidak bekerja, ia tidak akan mendapatkan penghasilan.
“Siapakah Anda?” Seorang pembawa ember? Ataukah seorang pembuat saluran pipa? Apakah Anda hanya mendapatkan gaji kalau Anda datang ke tempat pekerjaan, seperti Bruno Si Pengangkat ember ? Ataukah Anda termasuk orang yang bekerja hanya sekali saja kemudian Anda dibayar terus menerus, seperti Pablo pembuat saluran pipa? Yang saya maksud bukan pembuat saluran pipa air ledeng, tapi pipa penghasilan !!!
Kisah Ember dan Pipa ini sangat menarik untuk direnungkan, namun sayang sekali banyak dipakai oleh orang-orang MLM (Multi Level Marketing) untuk menarik sebanyak mungkin downline. Sehingga ketika mereka gagal mereka menganggap mustahil untuk membangun pipa dan akhirnya kembali mengangkut ember. Padahal MLM bukanlah satu-satunya cara untuk menjadi pipa. Masih banyak cara lainnya misalnya dengan membuka usaha dan membuat sistem agar usahanya bisa dijalankan oleh karyawan. Banyak orang yang bekerja keras mempertaruhkan waktu dan tenaganya seperti pengangkut ember. Tidak peduli siang atau malam, hujan ataupun tidak mereka bekerja keras untuk mendapatkan uang hanya untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup. Namun yang menjadi masalah sekarang adalah, pertama waktu terbatas hanya 24 jam dan yang kedua adalah TIDAK SELAMANYA KITA BEKERJA.
Nah mari berpikir ulang bagaimana caranya mendapatkan penghasilan berkesinambungan seperti sebuah saluran pipa yang mengalirkan airnya tanpa perduli siang ataupun malam.
Kesimpulan-Pelajaran yang bisa kita ambil :
1. Bruno masuk dalam perangkap jebakan barter waktu/tenaga dengan uang/upah (tidak ada ember yang diangkut berarti tidak ada uang yang didapat, ini adalah cara berpikir mayoritas orang).
2. Apa yang terjadi kalau karena sesuatu hal (Sakit, PHK, Pensiun) kita tidak punya waktu atau tenaga untuk membawa ember untuk ditukar dengan gaji/upah? Maka kita tidak akan punya uang lagi.
3. Saluran pipa = saluran uang = saluran kehidupan (bisa mengalirkan uang tanpa perlu bekerja lagi, tanpa berkeringat, bahkan pada saat anda sedang tidur). Mungkinkah? Mind set atau pola pikir inilah yang membedakan nasib Bruno dengan Pablo. Siapakah yang ingin anda tiru? Si Bruno ataukah si cerdik Pablo?
4. Bacalah cerita pendek ini berkali-kali hingga benar-benar meresap di hati anda. Setiap ada orang menawarkan suatu peluang usaha, bukalah pikiran anda, ujilah dengan cerita di atas, apakah masuk kategori saluran pipa atau mengangkat ember.
Marilah kita menjadi manusia pembuat saluran air, kerja keras saat ini untuk menikmati hasilnya nanti mungkin 1,2 atau 3 tahun lagi. Segeralah ambil peluang dan bergabung di bisnis luar biasa ini, jangan sia-siakan kesempatan anda sekarang juga.
5 Hukum Penting Menarik Uang Masuk Ke Kantong Anda
20.31 Unknown 0 Comments
Meski tidak semua, banyak orang berharap agar dia menjadi kaya pada suatu hari. Mereka membayangkan kehidupan yang sejahtera dan bebas dari perasaan khawatir. Sebagai upaya untuk dapat menikmati hidup enak yang demikian, banyak yang membeli / mengikuti undian dan berharap merekalah yang beruntung dan menjadi miliarder berikutnya. Jika disuruh memilih antara mempunyai Rp. 10 Milyar atau mempunyai kebijakan pengelolaan uang, mana yang Anda pilih ? Dari 240 juta penduduk Indonesia, saya yakin banyak yang tanpa ragu memilih untuk mempunyai Rp. 10 Milyar, tanpa menyadari bahwa saat mereka memiliki uang, tapi tidak tahu cara mengelola dan mengembangkannya, maka sepertinya hanya masalah waktu mereka akan kehilangan Rp. 10 Milyar itu. Sebaiknya, jika mereka mempelajari rahasia cara menjadi kaya, maka mereka akan menjadi miliarder meskipun memulainya dengan punya uang yang sangat sedikit. Saya tahu pasti kebenaran hal di atas, karena saya alami sendiri dan berhasil membalikkan kondisi keuangan dari yang awalnya hanya sedikit sekali, yaitu sebagai seorang anak yang lahir dari keluarga miskin, dimana orang tua sebagai guru yang sangat jujur dalam hidupnya (ini yang sangat saya banggakan dari papa saya) hanya mampu menyewa sebuah gudang kecil ukuran 3M x 8M sebagai tempat tinggal untuk 5 anggota keluarga. Jadi memiliki hidup yang serba berkecukupan hari ini bukan karena saya lahir di keluarga kaya, bukan karena gaji yang besar, tetapi karena selalu belajar agar semakin ahli dalam mencari, mengelola dan mengembangkan uang. Selama bertahun-tahun, saya juga belajar tentang “hukum uang”. Jika Anda juga belajar dan memahami “benang merah” hukum tentang uang, Anda pasti akan menjadi lebih kaya dengan mudah. Sebaliknya, jika Anda tidak tahu apapun tentang hukum uang, maka Anda tidak akan menjadi kaya seberapa keraspun Anda bekerja. Salah satu buku terbaik yang mengajarkan tentang hukum uang adalah “The Richest Man in Babylon”, dan digabungkan dengan pengetahuan penulis buku keuangan lainnya seperti Suze Orman, berikut ini adalah beberapa pelajaran penting yang saya petik dari mereka sesuai dengan kehidupan di saat ini.
Hukum Pertama Tentang Uang
- Simpan setidaknya 20% penghasilan Anda -
Berapapun penghasilan Anda, harus ada porsi yang disimpan. Jika saat ini belum bisa 20%, harus usahakan MINIMAL mulai dari 10% dulu dan baru dinaikkan di tahun berikutnya. Karena jika Anda menghabiskan seluruh penghasilan Anda, maka Anda akan tetap miskin, terlepas dari seberapa besarpun penghasilan Anda. Jika Anda katakan, “untuk makan dan minum saja tidak ada uang”, silahkan cek hukum kedua di bawah ini.
Hukum Kedua Tentang Uang
- Uang adalah Impian -
Semua penemuan besar dunia ini (pesawat terbang, TV, HP, dll) sebelum dapat kita lihat secara nyata, terlebih dahulu sudah dapat dilihat dalam pikiran seseorang. Demikian juga dengan uang, jika Anda tidak bisa membayangkan dalam pikiran kondisi hidup Anda yang kaya, bagaimana mungkin bisa diwujudkan; dengan kata lain, kalau dalam pikiran saja tidak muncul, bagaimana dalam kenyataan ?, dan Rahasia mewujudkan impian adalah : Setiap impian yang mampu diwujudkan oleh seseorang adalah karena impian itu DIDUKUNG OLEH SEBUAH ALASAN YANG SANGAT PENTING UNTUK DIWUJUDKAN. Apakah Anda sudah punya alasan penting itu ?
Hukum Ketiga Tentang Uang
- Kembangkan uang Anda -
Satu-satunya cara untuk mengalahkan inflasi adalah dengan investasi. Jika Anda khawatir, dan hanya menyimpan uang di bank, itu seharusnya membuat Anda bukan saja harus khawatir tapi harus Anda takuti, mengapa ? karena nilai uang Anda (yang hanya bertambah 2%/tahun) sudah pasti hilang karena harga barang yang selalu naik (inflasi rata-rata 6,24%/tahun).
Hukum Keempat Tentang Uang
- Jika Anda membabi-buta berinvestasi, sepertinya Anda akan rugi -
Anda harus terus belajar untuk menjadi “melek finansial”. Karena jika Anda melakukan investasi dengan membabi-buta, maka hampir pasti akan berakhir dengan kerugian kehilangan uang Anda. Saat Anda memakai jasa konsultan keuangan, Anda harus tahu cara memilih konsultan yang dapat dipercaya dan diandalkan keahliannya untuk mengembangkan uang Anda dan membuat Anda menjadi lebih kaya, dengan semua keputusan akhir tetap ada di tangan Anda.
Hukum Kelima Tentang Uang
- Ketamakan Membutakan Anda -
Jika Anda mudah dipengaruhi dan tergiur oleh janji mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat, maka Anda sangat mudah ditipu oleh orang lain. Untuk mengamankan uang, Anda harus berhati-hati dengan semua jenis janji yang mengatakan bahwa cukup dengan modal investasi yang sedikit akan didapat keuntungan 10% atau lebih per tahun. Jika orang atau organisasi tersebut tidak dapat menjelaskan dengan rinci bagaimana proses uang Anda diinvestasikan untuk mendapatkan keuntungan tersebut, maka sepertinya ini adalah penipuan. Saya sudah mendapatkan banyak manfaat dari menjalankan kelima hukum tentang uang di atas. Harapan saya adalah ada pelajaran yang dapat dipetik dan dipraktekkan, dengan demikian Anda sudah satu langkah maju lebih dekat menuju satu milyar rupiah pertama Anda dalam waktu yang lebih cepat dari yang Anda duga.
Author : Hendra
7 Strategi Agar Pasti Kaya
07.55 Unknown 0 Comments
"Hasrat dan keinginan kita tidak terbatas, tetapi uang kita terbatas. Karena itu, kita harus mampu membedakan antara kebutuhan (needs) dan keinginan (wants)" Anonim
Pernah satu ketika, saat berbicara dengan seorang rekan, saya katakan bahwa, “kita harus punya strategi untuk mempertebal dompet”, lalu dijawabnya : “dompet saya saat beli awal memang sudah tebal, hanya saja tidak ada isinya, kalaupun ada hanya di halaman depan.” Kami berdua tertawa saat itu, memang lucu sih, sekaligus menyadarkan bagaimana gambaran kondisi dompet kita saat itu. Sepulangnya ke rumah, saya mulai berpikir lebih serius tentang memiliki strategi. Di dunia olah raga, sangat jelas terlihat bahwa untuk jadi pemenang harus punya strategi. Anda coba amati misalnya di permainan sepak bola, mulai dari persiapan latihan sebelum pertandingan, memilih pemain yang akan diturunkan di babak pertama atau kedua, saat pertandingan berjalan (pelatih terlihat sering berdiri mengamati para pemainnya yang sedang bertanding), dan setelah selesai pertandingan mereka melakukan evaluasi. Kalau kita tarik benang merahnya, maka ada satu kata yang sangat penting, yaitu “STRATEGI” jitu untuk jadi juara.maukaya
Untuk membuat dompet dan rekening kita banyak uang, maka hal yang sama berlaku, yaitu setiap orang harus punya STRATEGI. Melalui membaca banyak buku perencanaan keuangan pribadi dan pengalaman mengaplikasikan apa yang telah saya tahu selama 23 tahun terakhir ini, maka ada 7 strategi penting yang telah membawa perubahan besar dalam kondisi keuangan keluarga saya.
STRATEGI #1 – Simpan setidaknya 20% penghasilan Anda
Ketika penghasilan seseorang bertambah maka “biasanya” pengeluarannya juga ikut bertambah bahkan sering kebablasan, hal inilah yang menyebabkan banyak orang sering gagal mengumpulkan uang. Jadi langkah pertama menjadi kaya adalah tumbuhkan kebiasaan untuk menabung, dan cara yang sederhana adalah menyimpan setidaknya 20% penghasilan.
Kebiasaan menabung sangat penting untuk Anda mulai sejak awal bekerja. Mungkin terasa berat pada awalnya, oleh karena itu dulu saat bekerja sebagai karyawan saya buat 2 rekening bank terpisah. Saat menerima transfer gaji, hal pertama yang saya lakukan adalah mentransfer 20% penghasilan ke rekening lain untuk “diselamatkan”. Memang… pada awalnya kurang disiplin :) , tapi lama kelamaan menabung jadi suatu kebiasaan tuh.
Jadi kalau Anda bisa menyimpan 20% penghasilan bulanan, maka dalam waktu 10 tahun berarti Anda telah berhasil mengumpulkan gaji 2 tahun !
STRATEGI #2 – Kendalikan pengeluaran Anda
Hasrat dan keinginan tidak terbatas, tapi uang kita terbatas. Karena itu kita harus membedakan mana yang kebutuhan dan mana yang keinginan.
Ketika belajar tentang cara memakai uang secara bijak, maka Anda harus prioritaskan kebutuhan dari pada hanya sekedar keinginan. Hal ini sering sekali dilupakan banyak orang. Lihat saja pada saat peluncuran salah satu smartphone yang harganya mencapai Rp. 8 Juta per unit di Jakarta pada pertengahan Desember 2012, sebanyak 2.000 unit habis diserbu pembeli dalam 1 hari, hanya karena keinginan untuk bergaya ? keinginan untuk menjadi yang pertama memiliki ? Padahal, fungsi utama yang diperlukan oleh orang yang mengantri itu, mereka umumnya sudah punya, yaitu handphone, komputer, dan peralatan lainnya dengan fungsi yang sama.
Penting untuk diingat, hanya ketika sudah ada porsi penghasilan yang disimpan dan kebutuhan terpenuhi, maka sisanya silahkan belanja untuk memenuhi keinginan. Dengan demikian total pengeluaran Anda pasti tidak melebihi 80%. Anda dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan sekaligus tanpa harus menghabiskan uang Anda seluruhnya.
STRATEGI #3 – Belajar menumbuhkan uang Anda
Kebanyakan orang hanya tahu menabung, tetapi belum tahu caranya untuk menumbuhkan uangnya. Jika bunga yang Anda dapat dari tabungan hanya 2% per tahun dan di sisi lain katakanlah inflasi (kenaikan harga barang secara umum) 6% per tahun, maka Anda kehilangan uang senilai 4% per tahun. Jadi bukannya tambah kaya, malahan semakin bertambah miskin dari tahun ke tahun.
Anda harus memerintahkan uang Anda bekerja keras untuk Anda. Menyimpan uang di bank berarti membiarkan uang itu santai-santai saja, padahal Anda mengumpulkannya dengan kerja keras lho ! Jadi mulai saat ini Anda harus mulai belajar berinvestasi (uang mencari uang), karena ini adalah cara ampuh untuk mengalahkan inflasi, dan saat hasil investasi Anda melebihi biaya hidup bulanan, maka berarti Anda sudah meraih “Kebebasan Finansial”, dan Anda boleh berhenti bekerja dengan tetap mempertahankan gaya hidup !
STRATEGI #4 – Lindungi modal Anda dari resiko kerugian
Warren Buffet, salah satu investor terkaya di dunia mengatakan bahwa, “Aturan #1 dalam investasi adalah jangan sampai kehilangan uang.” Yang dimaksud adalah, saat melakukan investasi kita harus menjaga jangan sampai menggerus modal. Tapi bagaimana caranya kita melindungi modal tersebut ?
Sebelum berinvestasi, Anda harus sudah memperhitungkan skenario terburuk – yaitu jumlah kerugian yang mampu Anda terima. Untuk melindungi modal awal, salah satu pembelajaran penting adalah anologi berikut : jangan meletakkan telur Anda hanya di satu keranjang (karena kalau keranjang itu jatuh maka akan sangat banyak telur yang pecah), artinya berinvestasilah di beberapa instrumen (media) investasi yang berbeda, dengan cara ini meskipun ada investasi yang rugi, tapi investasi Anda di tempat lain untung, sehingga dapat saling menutupi untuk melindungi modal Anda.
STRATEGI #5 – Lebih baik beli rumah dari pada menyewa
Setiap orang butuh tempat tinggal. Jika Anda menyewa, maka harga sewa akan semakin mahal dari tahun ke tahun dan sampai kapanpun menyewanya, pada akhir masa sewa Anda tidak memiliki apapun. Sebaliknya jika Anda membeli rumah, meski kebutuhan uang untuk mencicil adalah lebih besar dari menyewa, ingatlah bahwa pada saat cicilan lunas, Anda memiliki rumah itu, yang mana harganya juga pasti sudah naik dari saat pertama kali Anda membelinya.
STRATEGI #6 – Pindahkan resiko keuangan ke Asuransi
Dalam hidup, selalu ada kemungkinan sesuatu terjadi tidak sesuai harapan. Kita bisa sakit, mengalami kecelakaan, atau meninggal terlalu cepat sehingga penghasilan kita berhenti dan bahkan saat sakit menguras habis harta yang sudah dikumpulkan bertahun-tahun, yang berarti menguburkan selamanya impian hidup kita.
Dengan mengambil program asuransi yang sesuai dengan kebutuhan, kita dapat mengalihkan resiko keuangan kepada perusahaan asuransi, sehingga saat suatu musibah datang dalam hidup, maka diri kita dan orang-orang tercinta disekeliling kita (suami / istri, anak-anak) akan memiliki uang yang cukup untuk melanjutkan kehidupan mereka secara layak. Bukankah ini yang kita harapkan untuk bisa terus memberikan keluarga kita uang, bahkan di saat kita sudah tidak ada disamping mereka ?
STRATEGI #7 – Tingkatkan kemampuan Anda mencari uang
Jika penghasilan Anda sedikit, maka adalah normal jika jumlah yang dapat Anda tabung juga sedikit. Untuk meningkatkan jumlah uang yang dapat disimpan, dapat Anda lakukan dengan menghemat pengeluaran, atau menambah penghasilan Anda. Dan karena ada batas maksimal untuk jumlah biaya hidup yang bisa kita kurangi, Anda sebaiknya memfokuskan perhatian untuk menambah penghasilan.
Langkah pertama untuk menambah penghasilan adalah meningkatkan kualitas diri Anda dalam hal mencari penghasilan, yaitu dengan mengikuti seminar, program pelatihan, termasuk yang saat ini sedang Anda lakukan yaitu membaca artikel-artikel yang bermanfaat untuk mendapatkan inspirasi, menambah wawasan, pengetahuan, dan mengaplikasikannya yang semuanya itu membuat diri Anda menjadi lebih mahal sehingga mendapatkan posisi penawaran yang lebih bagus.
Dunia terus mengalami perubahan, oleh karena itu Anda juga harus terus menerus meningkatkan kualitas diri. Bangunlah karir (untuk merealisasikan impian Anda, dan silahkan Hubungi Kami jika butuh informasi tentang karir dengan jaminan penghasilan PASTI Rp. 110 Juta per bulan dalam waktu 3 sd 4 tahun), BUKAN mencari pekerjaan (yang hanya cukup untuk mempertahankan hidup dan merealisasikan impian orang lain).
Jalankan semua 7 strategi di atas, dan Anda sedang berada dalam jalur pasti meningkatkan penghasilan, yang membuat dompet Anda menjadi semakin tebal… isinya !
Author : Hendra
Belajar Bagaimana Cara Orang Kaya Berpikir Untuk Menjadi Kaya
08.58 Unknown 0 Comments
Ketika Anda selalu berpikir seperti orang kaya, maka akan sangat SULIT bagi Anda untuk TIDAK menjadi kaya. Sebaliknya, jika Anda terus berpikir seperti orang rata-rata, maka Anda tetap akan menjadi yang rata-rata saja.— AnonimApakah Anda setuju jika kita ingin menjadi kaya, kita harus pelajari si orang kaya ? Dan jika Anda bisa belajar dari si kaya, bagaimana cara mereka berpikir dan berperilaku, bukankah hal itu akan banyak membantu Anda untuk menjadi kaya ?
Untuk menjadi kaya, pertama-tama Anda harus “SANGAT YAKIN” bahwa Anda memang bisa menjadi kaya. Ada banyak contoh di sekitar kita, orang miskin yang jadi kaya. Orang-orang seperti itu “PERCAYA” bahwa mereka bisa menjadi kaya, meskipun dilahirkan dari sebuah keluarga miskin. Seperti apa yang mungkin Anda duga, si kaya memiliki cara berpikir yang berbeda dengan kebanyakan orang rata-rata. Berikut ini adalah beberapa cara berpikir yang berbeda dari si kaya.
Si kaya memakai uang untuk menghemat waktu
Apakah anda kaya / miskin, muda / tua, pria / wanita, semuanya punya 24 jam sehari. Oleh karena itu, si orang rata-rata lebih suka memakai waktunya untuk menghemat uang. Tetapi si kaya tahu bahwa WAKTU adalah salah satu harta yang paling berharga / lebih bernilai dibandingkan UANG, oleh karena itu si kaya memilih untuk memakai uangnya untuk menghemat waktu.
Untuk memberikan gambaran hal di atas, kami akan memberikan sebuah contoh, namun demikian sebelumnya mohon dipahami bahwa kami turut prihatin dengan kondisi hidup teman2 kita yang hidup berada di batas / sedikit di atas “garis kemiskinan”, terlebih jika terjadi peningkatan biaya hidup akibat sesuatu yang memang berada di luar kendali semua orang (miskin atau kaya) seperti kenaikan harga barang akibat kenaikan harga BBM. Kami ingin mengemukakan sebuah fakta bahwa : apapun yang sedang terjadi pada hidup kita pasti ADA YANG MENYEBABKANNYA. Kenaikan harga BBM apakah akan menjadi masalah ? YA, menjadi masalah jika kita tidak tahu apa yang harus dilakukan; sebaliknya TIDAK MENJADI MASALAH jika kita tahu apa yang harus dilakukan. Apakah kenaikan harga BBM tidak menjadi masalah bagi orang kaya ??? Tetap akan menjadi masalah jika si kaya tidak tahu apa yang harus dilakukan. Orang kaya yang punya bisnis akan menghadapi kenaikan biaya bahan baku dan ongkos produksi lainnya termasuk harga angkutan untuk distribusi barang. Cara paling gampang untuk mengatasi ini tentunya menaikkan harga barang (dan semua juga tahu ), tapi kalau harga barang dinaikkan dan masyarakat tidak mampu membeli bagaimana ??? Ini juga akan menjadi masalah !
JADI… Kenaikan harga BBM bukan hanya masalah si miskin tapi juga si kaya. Lalu mengapa si kaya “seolah2 tidak terlihat ada masalah ?”, karena CARA BERPIKIR ORANG KAYA BERBEDA sehingga TINDAKANNYA JUGA BERBEDA ! dan hal inilah yang ingin kami gambarkan melalui contoh di bawah ini.
Contoh : tahun 2008 saat harga BBM sempat dinaikkan dari Rp. 4.500,-/liter menjadi Rp. 6.000,-/liter, adalah suatu pemandangan umum pada hari atau saat-saat terakhir menjelang kenaikan harga BBM terlihat antrian panjang motor di stasiun pompa bensin. Untuk mengisi penuh satu tanki motor diperlukan waktu menunggu setengah jam atau bahkan bisa sampai satu jam ! Padahal berapa penghematan yang bisa dilakukan ? Jika satu motor mengisi 4 liter, maka menghemat uang 4 x (Rp. 6.000 – Rp. 4.500) = Rp. 6.000,-. Lalu coba kita hitung kerugian waktunya untuk orang tersebut, jika gaji orang itu Rp. 3 Juta / bln, maka harga waktu per jam (dengan asumsi 21 hari kerja @ 8 Jam per hari) adalah Rp. 3 Juta : 168 Jam = Rp. 17.857,- / Jam. Jadi si orang rata-rata lebih memilih menghemat Rp. 6.000,- / Jam dengan mengorbankan Rp. 17.857,- ??? Mengorbankan hampir 3 kali lipat dari penghematan yang hanya Rp. 6.000,- !!! Fakta seperti ini terlihat kembali ketika pemerintah mengumumkan kenaikan BBM per 22 Juni 2013, silahkan baca artikelnya di Yahoo, klik link ini : Gara-gara Tidur Jadi Pelanggan Pertama BBM Harga Baru. Bagaimana jika setelah bergadang kemudian jadi sakit dan harus ke dokter dengan biaya yang lebih besar dari jumlah Rp. 6.000,- sd 10.000,- yang dapat di hemat ? Dengan kata lain apakah sekarang ongkos berobat ke dokter cukup dengan Rp. 10.000,- ??? Sementara si kaya kalaupun mobilnya ikut antri isi bensin, yang disuruh adalah supirnya, sementara si kaya melakukan KEGIATAN UTAMANYA untuk menjadi lebih kaya ! Ada juga lho pemilik mobil yang ikut antri (dengan berbagai alasan yang valid), dan mengapa ini terjadi ? Hanya karena 1 sebab : BEDA CARA BERPIKIR !
Banyak orang menyia-nyiakan Waktu dan Uang dengan percuma,
Si kaya memakai Waktu dan Uang dengan bijak
Apa pengertian “sia-sia / percuma” dan “bijak” ? Jika menggunakan waktu untuk meningkatkan kualitas diri Anda (secara fisik, mental, spiritual dan intelektual), berkumpul untuk mempererat kekeluargaan dan persahabatan, melakukan kegiatan sosial, semua itu adalah bijak. Di sisi lain, jika menghabiskan waktu dan uang untuk gosip, komplain, melakukan hal yang tidak bermanfaat, maka itu adalah menyia-nyiakan waktu. Ingatlah, Waktu tidak sama dengan Uang. Waktu yang sudah lewat tidak bisa digantikan, sementara uang yang hilang masih bisa dicari lagi gantinya. Jadi waktu itu sama dengan Hidup (tidak ada penggantinya), Jika Anda menyia-nyiakan Waktu, maka itu sama artinya dengan menyia-nyiakan hidup Anda ! Oleh karena itu, gunakan waktu Anda secara maksimal untuk menjalankan karir (bukan hanya sekedar bekerja) yang tepat, silahkan klik : Info Karir Berpenghasilan Besar ! sehingga Anda bisa memiliki waktu yang berkualitas untuk keluarga tercinta.
Si rata-rata berusaha melakukan semuanya sendiri,
Si kaya memanfaatkan jasa orang lain
Kebanyakan orang memilih melakukan semuanya sendiri, dan ketika menghadapai masalah, mereka cenderung ngobrol dan meminta nasihat kepada teman yang bukan ahli di bidang tersebut, sehingga kadang nasehat yang “gratis” menjadi nasehat “paling mahal” yang harus ditanggung si orang rata-rata karena menimbulkan kerugian besar !
Kebalikan dari hal di atas, si kaya menyadari tidak bisa melakukan semuanya sendiri, oleh karena itu si kaya cenderung memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman orang lain yang memang punya keahlian di bidang tersebut. Si kaya tahu, bahwa membayar fee untuk jasa konsultasi adalah sebuah investasi, karena hal itu akan membantu si kaya menghemat waktu dan menghasilkan uang yang lebih banyak.
Si rata-rata rela antri panjang di bank untuk setor uang, supaya bank bisa meminjamkan uang buat si kaya, agar si kaya bertambah kaya !!!
Si rata-rata menyimpan sebagian besar uangnya di bank, tanpa menyadari jika bunga tabungan di bank yang hanya sekitar 2% / tahun, yang berarti lebih rendah dari angka inflasi (kenaikan harga barang secara umum) rata-rata sejak 2007 sd 2011 yaitu 6,24% / tahun, maka si rata-rata hanya akan semakin miskin dari hari ke hari.
Sementara si kaya tahu menggunakan “hutang baik” secara bijak agar bertambah kaya. Hutang bijak adalah hutang yang dananya digunakan untuk investasi (bisnis, properti atau instrumen investasi lainnya), sehingga memberikan keuntungan yang lebih tinggi dari bunga bank. Contohnya, jika Anda meminjam uang di bank dengan bunga 5% / tahun, dan mendapatkan 8% dari hasil investasi, maka dengan berhutang Anda menjadi lebih kaya. Sebaliknya, semua hutang yang digunakan untuk tujuan konsumtif (membeli barang hanya untuk memuaskan keinginan) adalah “hutang buruk”.
Jadilah investor lawan arus
Ketika kebanyakan orang berperilaku rakus dan menjadi tidak normal di pasar modal (pasar saham, obligasi dan investasi keuangan lainnya), properti dan instrumen investasi lainnya, si kaya mengamati siklus pergerakan yang terjadi di pasar pada masa-masa sebelumnya dan menyadari ada potensi penurunan nilai investasi, maka si kaya akan mengambil langkah menjual dan keluar pasar untuk sementara, mengambil langkah yang berseberangan (bertolak belakang) dari kebanyakan orang.
Intinya si kaya menganut prinsip seperti ini : “Takutlah saat orang lain serakah, dan serakahlah saat orang lain takut !”
Author : Hendra
Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Habis di Tengah Bulan
08.49 Unknown 0 Comments
Kebanyakan Pekerja memiliki masalah yang sama , ketika tanggal 20 setiap bulan pasti banyak yang mengeluh kalau gajinya sudah menipis. Kalau sudah seperti itu biasanya orang akan bilang kalau gajinya kurang banyak. Padahal sebenarnya itu bukan masalah seberapa jumlah gaji yang diterima, tetapi masalahnya terletak pada bagaimana anda mengelola gaji tersebut.
Berikut tips & trik mengelola gaji supaya tidak habis di pertengahan bulan :
1. Membuat rencana Pengeluaran. Sebaiknya anda membuat rencana belanja / pengeluaran setiap bulannya. Fungsinya tentu saja untuk mengetahui untuk apa saja gaji kita akan digunakan. Berapa banyak jumlah rutin yang akan dikeluarkan.
2. Mencatat pengeluaran. Setiap pengeluaran sebaiknya dicatat. Jenis pengeluaran dan nominalnya. Ini sangat penting untuk mengetahui berapa jumlah uang yang dikeluarkan setiap bulan.
3. Membuat skala prioritas. Buatlah tabel khusus pengeluaran prioritas. Misalnya belanja bulanan, listrik, biaya kos,dll. Setiap orang pasti memiliki prioritas pengeluaran tiap bulan.
4. Dana cadangan. Setiap bulan sisihkan gaji anda minimal 10 % untuk dana cadangan. Ini tentu saja sangat berfungsi apabila ada hal mendadak yang membutuhkan biaya.
5. Persiapkan Anda untuk Berbisnis . Kebutuhan hidup yang selalu meningkat dan pendapatan anda cenderung tidak naik / stack menuntut anda untuk mempunyai Bisnis atau Usaha lain selain menjadi karyawan . Banyak Karyawan / Pekerja yang akhirnya sukses dan Kaya Raya dari bisnis yang di mulai sewaktu mereka masih berstatus karyawan.
Dunia terus mengalami perubahan, oleh karena itu Anda juga harus terus menerus meningkatkan kualitas diri. Bangunlah karir (untuk merealisasikan impian Anda, dan silahkan REGISTRASI dan Hubungi Kami jika butuh informasi tentang karir dengan jaminan penghasilan PASTI Rp. 110 Juta per bulan dalam waktu 3 sd 4 tahun), BUKAN mencari pekerjaan (yang hanya cukup untuk mempertahankan hidup dan merealisasikan impian orang lain).
Demikian tips & trik supaya gaji anda tidak habis di tengah bulan.
Author : Budi Utomo
Tag : Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Habis di Tengan Bulan , Inspirasi Karir
Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Habis di Tengah Bulan
08.49 Unknown 0 Comments
Kebanyakan Pekerja memiliki masalah yang sama , ketika tanggal 20 setiap bulan pasti banyak yang mengeluh kalau gajinya sudah habis. Kalau sudah seperti itu biasanya orang akan bilang kalau gajinya kurang banyak. Padahal sebenarnya itu bukan masalah berapa jumlah gaji yang diterima, tetapi masalahnya terletak pada bagaimana anda mengelola gaji tersebut.
Berikut tips & trik mengelola gaji supaya tidak habis di pertengahan bulan :
1. Membuat rencana belanja/pengeluaran. Sebaiknya anda membuat rencana belanja/pengeluaran setiap bulannya. Fungsinya tentu saja untuk mengetahui untuk apa saja gaji kita akan digunakan. Berapa banyak jumlah rutin yang akan dikeluarkan.
2. Mencatat pengeluaran. Setiap pengeluaran sebaiknya dicatat. Jenis pengeluaran dan nominalnya. Ini sangat penting untuk mengetahui berapa jumlah uang yang dikeluarkan setiap bulan.
3. Membuat skala prioritas. Buatlah tabel khusus pengeluaran prioritas. Misalnya belanja bulanan, listrik, biaya kos,dll. Setiap orang pasti memiliki prioritas pengeluaran tiap bulan.
4. Dana cadangan. Setiap bulan sisihkan gaji anda untuk dana cadangan. Ini tentu saja berfungsi apabila ada hal mendadak yang membutuhkan biaya.
Demikian tips & trik supaya gaji anda tidak habis di tengan bulan.
Tag : Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Habis di Tengan Bulan , Inspirasi Karir
Belajar Bisnis : Tip sukses berbisnis dari Google
23.27 Unknown 0 Comments
Google adalah salah satu contoh perusahaan yang sukses berkat adanya inovasi yang terus-menerus. Berawal dari sebuah mesin pencari, perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin itu kini telah menciptakan beragam aplikasi dan layanan serta merajai Internet.
Ada beberapa kebiasaan unik yang dikembangkan Google untuk memupuk budaya inovasi dan kreativitas dalam perusahaannya. Salah satunya adalah pertemuan mingguan. Setiap karyawan Google dari seluruh dunia bebas memberikan pertanyaan kepada para eksekutif Google, baik secara langsung maupun melalui email.
Para karyawan juga dapat memberikan kritik ataupun mengemukakan ide-ide mereka kepada para pemimpin perusahaan.
Dalam sebuah wawancara . CEO Google, Larry Page, menyampaikan beberapa tips sukses perusahaannya dalam berbisnis. Berikut adalah beberapa nasihatnya yang sangat menarik.
1. Lakukan hal-hal yang "Gila"
Banyak perusahaan besar menjadi lengah dan lupa berinovasi. Hal itu dihindari oleh Google dengan memupuk budaya inovasi di lingkungan perusahaannya. Setiap karyawan di perusahaan ini dituntut untuk "Think Big", berpikir dan melakukan hal-hal yang tidak biasa.
Sejak kecil, Page bermimpi untuk menjadi seorang penemu. Dia tidak hanya ingin bisa menciptakan produk yang hebat, tetapi juga ingin mengubah dunia. Mimpi itu tetap hidup hingga kini dan dia wujudkan bersama Google.
Bagi Page, kepuasan adalah ketika dia dan timnya bisa mengembangkan inovasi 10 kali lipat dari yang telah mereka kembangkan sebelumnya. Jadi, tak heran jika inovasi menjadi inti dari bisnis Google. Lihat saja Gmail, layanan email yang menawarkan kapasitas penyimpanan 100 kali lebih besar ketimbang kapasitas yang diberikan oleh layanan-layanan email lainnya.
Google juga telah menciptakan layanan penerjemah berbagai bahasa serta melahirkan Google Maps dan Google Drive, layanan penyimpanan data berbasis teknologi cloud computing. Selain itu, masih ada YouTube, Android, dan Chrome yang menarik dan telah digunakan banyak orang.
Google bahkan dikabarkan membangun sebuah proyek dan lab khusus bernama Google X. Berbagai fasilitas dalam lab Google X dibuat untuk mendukung riset Google untuk menciptakan beragam teknologi masa depan, seperti mobil yang bisa berjalan sendiri dan kacamata berbasis teknologi Augmented Reality.
“Jika tidak melakukan hal-hal gila, kamu melakukan hal-hal yang salah,” kata Page. Sebagai CEO, dia selalu mendorong timnya untuk berinovasi.
2. Inovasi harus diikuti dengan komersialisasi
Inovasi yang sukses harus diikuti dengan komersialisasi. Page mencontohkan Xerox PARC, salah satu anak perusahaan Xerox Corp, yang didirikan pada tahun 1970. Xerox PARC terkenal dengan berbagai inovasinya di bidang teknologi dan hardware. Beberapa inovasinya memegang peranan penting dalam dunia komputasi modern, di antaranya, ethernet, graphical user interface (GUI), dan teknologi laser printing.
"Namun, mereka tidak fokus pada komersialisasi," kata Larry. Hal itulah yang membuat Xerox PARC gagal.
Larry memberikan contoh lain, yakni Tesla. Tesla adalah salah satu perusahaan yang dia kagumi, yang mengembangkan mobil inovatif. Namun, perusahaan yang didirikan oleh Nikola Tesla itu menghabiskan 99 persen tenaganya untuk mengembangkan produknya agar disukai banyak orang. Hal itulah yang menyebabkan Tesla akhirnya jatuh.
Xerox PARC dan Tesla gagal karena hanya fokus pada inovasi. Setiap perusahaan membutuhkan dua hal untuk sukses, yakni inovasi dan komersialisasi.
3. Jangan fokus pada persaingan
Google berbeda dari perusahaan-perusahaan teknologi lainnya. Google fokus pada pengembangan produk-produk dan layanannya, bukan fokus pada kompetisi.
"Apa yang menarik dari bekerja jika hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah mengalahkan perusahaan lain yang melakukan hal yang sama dengan kita? Itulah yang membuat banyak perusahaan jatuh secara perlahan. Mereka cenderung melakukan hal yang sama dengan yang pernah mereka lakukan dan membuat beberapa perubahan kecil," kata Page.
Menurut Page, memang wajar jika banyak orang ingin mengerjakan hal-hal yang mereka yakin tidak akan gagal. Namun, untuk sukses, perusahaan teknologi perlu membuat suatu perubahan yang besar.
Ketika merilis Gmail, misalnya, Google masih menjadi sekadar perusahaan mesin pencari. Menciptakan layanan email berbasis web merupakan suatu lompatan besar bagi Google, apalagi Gmail berani menyediakan kapasitas penyimpanan email yang sangat besar jika dibandingkan penyedia layanan serupa pada saat itu.
Pada saat mengembangkan Gmail, sudah ada beberapa perusahaan lain yang memiliki mesin pencari. Gmail tidak akan ada jika Google hanya fokus untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan itu. Google memilih untuk fokus mengembangkan produk-produk dan layanannya
source : Kompas.com
Tag : Belajar Bisnis : Tip sukses berbisnis dari Google , Entrepreneurship , Wirausaha.
Proses memulai berwirausaha
00.16 Unknown 0 Comments
1. Mengenali peluang usaha
Dalam peluang usaha dinyatakan bahwa peluang sebenarnya ada di sekeliling kita, hanya saja ada beberapa individu yang mampu melihat situasi sebagai peluang ada yang tidak. Hal ini disebabkan faktor informasi yang dimilikinya Informasi memungkinkan seseorang mengetahui bahwa peluang ada sat orang lain tidak menghiraukan situasi tersebut. Akses terhadap informasi dipengaruhi oleh pengalaman hidup dan hubungan sosial
• Pengalaman hidup. Pengalaman hidup memberikan akses yang lebih mengenai informasi dan pengetahun mengenai penemuan peluang. Dua aspek dari pengalaman hidup yang meningkatkan kemungkinan seseorang menemukan peluang yaitu fungsi kerja dan variasi kerja.
• Hubungan sosial. Sebuah langkah penting dimana seseorang mendapatkan informasi dari interaksi dengan orang lain. Beberapa ahli menyarankan ketika seorang takut berwirausaha secara sendirian, maka mengawali usaha secara kelompok adalah alternative. Oleh karenanya, kualitas dan kuantitas dalam interaksi sosial akan lebih memungkinkan individu akan membuat kelompok dalam berwirausaha. Informasi yang penting ketika akan memulai usaha adalah informasi mengenai lokasi, potensi pasar, sumber modal, pekerja, dan cara pengorganisasiannya. Kombinasi antara jaringan yang luas dan keanekaragaman latar belakang akan mempermudah mendapatkan informasi tersebut.
Beberapa sumber peluang usaha antara lain:
1. Perubahan teknologi
2. Perubahan kebijakan dan politik
3. Perubahan sosial demografi
2. Optimalisasi Potensi diri
Setelah mengenai peluang usaha maka harus dikombinasikan dengan potensi diri. Keunggulan kompetitif apa yang saya miliki? Yang sering terjadi di masyarakat kita adalah memilih usaha yang sedang trend saat itu. Hal ini sah-sah saja tetapi ketika dalam proses perkembangan tidak membuat inovasi, maka akan sulit bersaing. Counter HP di Yogyakarta merupakan bisnis yang menjamur dalam 3-4 tahun ini. Jika mereka tidak mempunyai keunggulan kompetitif misalnya layanan purna jual, harga yang bersaing, ataukah layanan secara umum baik, maka sulit akan berkembang. Seseorang datang ke sebuah toko untuk membeli HP, sebagian besar karena informasi yang telah didapatkan sebelumnya apakah dari mulut ke mulut ataukah dari koran.
Hal ini sangat berbeda dengan ahli terapis untuk anak autis. Kenyataan menunjukkan penderita autis meningkat di masyarakat, sementara layanan atau terapis autis belum terlalu banyak. Keahlian khusus yang ‘langka’ akan dicari orang tanpa mempertimbangkan aspek lokasi usaha.
Usaha jasa berbasis pengetahuan (knowledge intensive service) merupakan satu alternatif usaha yang memiliki keunggulan kompetitif. Biasanya mereka mendirikan usaha misalnya konsultan keuangan, konsultan manajemen, konsultan enjinering karena kemampuan pengetahuan yang dimilikinya. Oleh karenanya, model usaha ini yang seharusnya dikembangkan dalam kewiarausahaan di Perguruan Tinggi. Mahasiswa didorong untuk melakukan riset sesuai dengan bidang ilmunya untuk memiliki pengetahuan baru dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Selain potensi diri dalam arti pengetahuan yang kita miliki, maka masih perlu mengoptimalkan aspek motivasi dan kepribadian. Dalam modul kuliah 5 kharakteristik kewirausahaan dari perspektif Psikologi maka dapat diperoleh gambaran ada beberapa kaharakteristik yang mendorong kesuksesan usaha dan yang tidak. Oleh karenanya, sejauh mana potensi psikologis anda mampu dioptimalkan dalam memulai sebuah usaha?
3. Fokus dalam bidang usaha
Peter Drucker pakar dalam kewirausahaan menyatakan bahwa dalam dalam memulai sebuah usaha atau inovasi dilakukan disarankan untuk terfokus –dimulai dari yang kecil berdasarkan sumberdaya yang kita miliki. Vidi catering di Yogyakarta adalah salah satu contoh dimana pendirinya berlatar belakang sarjana teknologi pertanian, jurusan pengolahan makanan. Memulai usaha rantangan untuk anak kost karena tinggal di sekitar kampus, kemudian karenabasic knowledge di bidang pengolahan makanan, kemudian berkembang menjadi catering, hotel, dan sekarang ini gedung pertemuan dan paket pernikahan (event organizer).
4. Berani memulai.
Dunia kewirausahaan adalah dunia ketidakpastian sementara informasi yang dimiliki oleh yang akan memulai usaha sedikit. Oleh karenanya, ‘sedikit agak gila’ (overconfidence) dan berani mengambil resiko adalah sangat perlu dilakukan. Lakukan dulu. Jalan dulu. Jika ada kesulitan, baru dicari jelan keluarnya
Tag : Langkah-langkah memulai berwirausaha , Entrepreneurship, Kewirausahaan .
Proses memulai berwirausaha
00.16 Unknown 0 Comments
1. Mengenali peluang usaha
Dalam peluang usaha dinyatakan bahwa peluang sebenarnya ada di sekeliling kita, hanya saja ada beberapa individu yang mampu melihat situasi sebagai peluang ada yang tidak. Hal ini disebabkan faktor informasi yang dimilikinya Informasi memungkinkan seseorang mengetahui bahwa peluang ada sat orang lain tidak menghiraukan situasi tersebut. Akses terhadap informasi dipengaruhi oleh pengalaman hidup dan hubungan sosial
• Pengalaman hidup. Pengalaman hidup memberikan akses yang lebih mengenai informasi dan pengetahun mengenai penemuan peluang. Dua aspek dari pengalaman hidup yang meningkatkan kemungkinan seseorang menemukan peluang yaitu fungsi kerja dan variasi kerja.
• Hubungan sosial. Sebuah langkah penting dimana seseorang mendapatkan informasi dari interaksi dengan orang lain. Beberapa ahli menyarankan ketika seorang takut berwirausaha secara sendirian, maka mengawali usaha secara kelompok adalah alternative. Oleh karenanya, kualitas dan kuantitas dalam interaksi sosial akan lebih memungkinkan individu akan membuat kelompok dalam berwirausaha. Informasi yang penting ketika akan memulai usaha adalah informasi mengenai lokasi, potensi pasar, sumber modal, pekerja, dan cara pengorganisasiannya. Kombinasi antara jaringan yang luas dan keanekaragaman latar belakang akan mempermudah mendapatkan informasi tersebut.
Beberapa sumber peluang usaha antara lain:
1. Perubahan teknologi
2. Perubahan kebijakan dan politik
3. Perubahan sosial demografi
2. Optimalisasi Potensi diri
Setelah mengenai peluang usaha maka harus dikombinasikan dengan potensi diri. Keunggulan kompetitif apa yang saya miliki? Yang sering terjadi di masyarakat kita adalah memilih usaha yang sedang trend saat itu. Hal ini sah-sah saja tetapi ketika dalam proses perkembangan tidak membuat inovasi, maka akan sulit bersaing. Counter HP di Yogyakarta merupakan bisnis yang menjamur dalam 3-4 tahun ini. Jika mereka tidak mempunyai keunggulan kompetitif misalnya layanan purna jual, harga yang bersaing, ataukah layanan secara umum baik, maka sulit akan berkembang. Seseorang datang ke sebuah toko untuk membeli HP, sebagian besar karena informasi yang telah didapatkan sebelumnya apakah dari mulut ke mulut ataukah dari koran.
Hal ini sangat berbeda dengan ahli terapis untuk anak autis. Kenyataan menunjukkan penderita autis meningkat di masyarakat, sementara layanan atau terapis autis belum terlalu banyak. Keahlian khusus yang ‘langka’ akan dicari orang tanpa mempertimbangkan aspek lokasi usaha.
Usaha jasa berbasis pengetahuan (knowledge intensive service) merupakan satu alternatif usaha yang memiliki keunggulan kompetitif. Biasanya mereka mendirikan usaha misalnya konsultan keuangan, konsultan manajemen, konsultan enjinering karena kemampuan pengetahuan yang dimilikinya. Oleh karenanya, model usaha ini yang seharusnya dikembangkan dalam kewiarausahaan di Perguruan Tinggi. Mahasiswa didorong untuk melakukan riset sesuai dengan bidang ilmunya untuk memiliki pengetahuan baru dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Selain potensi diri dalam arti pengetahuan yang kita miliki, maka masih perlu mengoptimalkan aspek motivasi dan kepribadian. Dalam modul kuliah 5 kharakteristik kewirausahaan dari perspektif Psikologi maka dapat diperoleh gambaran ada beberapa kaharakteristik yang mendorong kesuksesan usaha dan yang tidak. Oleh karenanya, sejauh mana potensi psikologis anda mampu dioptimalkan dalam memulai sebuah usaha?
3. Fokus dalam bidang usaha
Peter Drucker pakar dalam kewirausahaan menyatakan bahwa dalam dalam memulai sebuah usaha atau inovasi dilakukan disarankan untuk terfokus –dimulai dari yang kecil berdasarkan sumberdaya yang kita miliki. Vidi catering di Yogyakarta adalah salah satu contoh dimana pendirinya berlatar belakang sarjana teknologi pertanian, jurusan pengolahan makanan. Memulai usaha rantangan untuk anak kost karena tinggal di sekitar kampus, kemudian karenabasic knowledge di bidang pengolahan makanan, kemudian berkembang menjadi catering, hotel, dan sekarang ini gedung pertemuan dan paket pernikahan (event organizer).
4. Berani memulai.
Dunia kewirausahaan adalah dunia ketidakpastian sementara informasi yang dimiliki oleh yang akan memulai usaha sedikit. Oleh karenanya, ‘sedikit agak gila’ (overconfidence) dan berani mengambil resiko adalah sangat perlu dilakukan. Lakukan dulu. Jalan dulu. Jika ada kesulitan, baru dicari jelan keluarnya
Tag : Langkah-langkah memulai berwirausaha , Entrepreneurship, Kewirausahaan .
Faktor yang Memotivasi Berwirausaha
21.43 Unknown 0 Comments
Ciri-ciri wirausaha yang berhasil :
• Memiliki visi dan tujuan yang jelas. Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut
• Inisiatif dan selalu proaktif. Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan.
• Berorientasi pada prestasi. Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih baik daripada prestasi sebelumnya. Mutu produk, pelayanan yang diberikan, serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. Setiap waktu segala aktifitas usaha yang dijalankan selalu dievaluasi dan harus lebih baik dibanding sebelumnya.
• Berani mengambil risiko. Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapanpun dan dimanapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu.
• Kerja keras. Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu, di mana ada peluang di situ dia datang. Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu kerjanya. Benaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya. Ide-ide baru selalu mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya. Tidak ada kata sulit dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.
• Bertanggungjawab terhadap segala aktifitas yang dijalankannya, baik sekarang maupun yang akan datang. Tanggungjawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak.
• Komitmen pada berbagai pihak merupakan ciri yang harus dipegang teguh dan harus ditepati. Komitmen untuk melakukan sesuatu memang merupakan kewajiban untuk segera ditepati dana direalisasikan.
• Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak, baik yang berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak. Hubungan baik yang perlu dlijalankan, antara lain kepada : para pelanggan, pemerintah, pemasok, serta masyarakat luas.
Dari analisis pengalaman di lapangan, ciri-ciri wirausaha yang pokok untuk dapat berhasil dapat dirangkum dalam tiga sikap, yaitu :
• Jujur, dalam arti berani untuk mengemukakan kondisi sebenarnya dari usaha yang dijalankan, dan mau melaksanakan kegiatan usahanya sesuai dengan kemampuannya. Hal ini diperlukan karena dengan sikap tersebut cenderung akan membuat pembeli mempunyai kepercayaan yang tinggi kepada pengusaha sehingga mau dengan rela untuk menjadi pelanggan dalam jangka waktu panjang ke depan
• Mempunyai tujuan jangka panjang, dalam arti mempunyai gambaran yang jelas mengenai perkembangan akhir dari usaha yang dilaksanakan. Hal ini untuk dapat memberikan motivasi yang besar kepada pelaku wirausaha untuk dapat melakukan kerja walaupun pada saat yang bersamaan hasil yang diharapkan masih juga belum dapat diperoleh.
• Selalu tawakal dan berdoa, yang merupakan penyerahan diri kepada Tuhan untuk meminta apa yang diinginkan dan menerima apapun hasil yang diperoleh. Dalam bahasa lain, dapat dikemukakan bahwa ”manusia yang berusaha, tetapi Tuhan-lah yang menentukan !” dengan demikian berdoa merupakan salah satu terapi bagi pemeliharaan usaha untuk mencapai cita-cita.
Kompetensi perlu dimiliki oleh wirausahawan seperti halnya profesi lain dalam kehidupan, kompetensi ini mendukungnya ke arah kesuksesan. Dan & Bradstreet business Credit Service ; mengemukakan 10 kompetensi yang harus dimiliki, yaitu :
1. knowing your business, yaitu mengetahui usaha apa yang akan dilakukan. Dengan kata lain, seorang wirausahawan harus mengetahui segala sesuatu yang ada hubungannya dengan usaha atau bisnis yang akan dilakukan.
2. knowing the basic business management, yaitu mengetahui dasar-dasar pengelolaan bisnis, misalnya cara merancang usaha, mengorganisasi dan mengenalikan perusahaan, termasuk dapat memperhitungkan, memprediksi, mengadministrasikan, dan membukukan kegiatan-kegiatan usaha. Mengetahui manajemen bisnis berarti memahami kiat, cara, proses dan pengelolaan semua sumberdaya perusahaan secara efektif dan efisien.
3. having the proper attitude, yaitu memiliki sikap yang sempurna terhadap usaha yang dilakukannya. Dia harus bersikap seperti pedagang, industriawan, pengusaha, eksekutif yang sunggung-sungguh dan tidak setengah hati.
4. having adequate capital, yaitu memiliki modal yang cukup. Modal tidak hanya bentuk materi tetapi juga rohani. Kepercayaan dan keteguhan hati merupakan modal utama dalam usaha. Oleh karena itu, harus cukup waktu, cukup uang, cukup tenaga, tempat dan mental.
5. managing finances effectively, yaitu memiliki kemampuan / mengelola keuangan, secara efektif dan efisien, mencari sumber dana dan menggunakannnya secara tepat, dan mengendalikannya secara akurat.
6. managing time efficiently, yaitu kemampuan mengatur waktu seefisien mungkin. Mengatur, menghitung, dan menepati waktu sesuai dengan kebutuhannya.
7. managing people, yaitu kemampuan merencanakan, mengatur, mengarahkan / memotivasi, dan mengendalikan orang-orang dalam menjalankan perusahaan.
8. statisfying customer by providing high quality product, yaitu memberi kepuasan kepada pelanggan dengan cara menyediakan barang dan jasa yang bermutu, bermanfaat dan memuaskan.
9. knowing Hozu to Compete, yaitu mengetahui strategi / cara bersaing. Wirausaha harus dapat mengungkap kekuatan (strength), kelemahan (weaks), peluang (opportunity), dan ancaman (threat), dirinya dan pesaing. Dia harus menggunakan analisis SWOT sebaik terhadap dirinya dan terhadap pesaing.
10. copying with regulation and paper work, yaitu membuat aturan / pedoman yang jelas tersurat, tidak tersirat.
Delapan anak tangga menuju puncak karir berwirausaha , terdiri atas :
1. mau kerja keras (capacity for hard work)
2. bekerjasama dengan orang lain (getting things done with and through people)
3. penampilan yang baik (good appearance)
4. yakin (self confidence)
5. pandai membuat keputusan (making sound decision)
6. mau menambah ilmu pengetahuan (college education)
7. ambisi untuk maju (ambition drive)
8. pandai berkomunikasi (ability to communicate)
Tag : Faktor-faktor Motivasi Berwirausaha , Entrepreneurship, Kewirausahaan .
Faktor yang Memotivasi Berwirausaha
21.43 Unknown 0 Comments
Ciri-ciri wirausaha yang berhasil :
• Memiliki visi dan tujuan yang jelas. Hal ini berfungsi untuk menebak ke mana langkah dan arah yang dituju sehingga dapat diketahui langkah yang harus dilakukan oleh pengusaha tersebut
• Inisiatif dan selalu proaktif. Ini merupakan ciri mendasar di mana pengusaha tidak hanya menunggu sesuatu terjadi, tetapi terlebih dahulu memulai dan mencari peluang sebagai pelopor dalam berbagai kegiatan.
• Berorientasi pada prestasi. Pengusaha yang sukses selalu mengejar prestasi yang lebih baik daripada prestasi sebelumnya. Mutu produk, pelayanan yang diberikan, serta kepuasan pelanggan menjadi perhatian utama. Setiap waktu segala aktifitas usaha yang dijalankan selalu dievaluasi dan harus lebih baik dibanding sebelumnya.
• Berani mengambil risiko. Hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki seorang pengusaha kapanpun dan dimanapun, baik dalam bentuk uang maupun waktu.
• Kerja keras. Jam kerja pengusaha tidak terbatas pada waktu, di mana ada peluang di situ dia datang. Kadang-kadang seorang pengusaha sulit untuk mengatur waktu kerjanya. Benaknya selalu memikirkan kemajuan usahanya. Ide-ide baru selalu mendorongnya untuk bekerja kerjas merealisasikannya. Tidak ada kata sulit dan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.
• Bertanggungjawab terhadap segala aktifitas yang dijalankannya, baik sekarang maupun yang akan datang. Tanggungjawab seorang pengusaha tidak hanya pada segi material, tetapi juga moral kepada berbagai pihak.
• Komitmen pada berbagai pihak merupakan ciri yang harus dipegang teguh dan harus ditepati. Komitmen untuk melakukan sesuatu memang merupakan kewajiban untuk segera ditepati dana direalisasikan.
• Mengembangkan dan memelihara hubungan baik dengan berbagai pihak, baik yang berhubungan langsung dengan usaha yang dijalankan maupun tidak. Hubungan baik yang perlu dlijalankan, antara lain kepada : para pelanggan, pemerintah, pemasok, serta masyarakat luas.
Dari analisis pengalaman di lapangan, ciri-ciri wirausaha yang pokok untuk dapat berhasil dapat dirangkum dalam tiga sikap, yaitu :
• Jujur, dalam arti berani untuk mengemukakan kondisi sebenarnya dari usaha yang dijalankan, dan mau melaksanakan kegiatan usahanya sesuai dengan kemampuannya. Hal ini diperlukan karena dengan sikap tersebut cenderung akan membuat pembeli mempunyai kepercayaan yang tinggi kepada pengusaha sehingga mau dengan rela untuk menjadi pelanggan dalam jangka waktu panjang ke depan
• Mempunyai tujuan jangka panjang, dalam arti mempunyai gambaran yang jelas mengenai perkembangan akhir dari usaha yang dilaksanakan. Hal ini untuk dapat memberikan motivasi yang besar kepada pelaku wirausaha untuk dapat melakukan kerja walaupun pada saat yang bersamaan hasil yang diharapkan masih juga belum dapat diperoleh.
• Selalu tawakal dan berdoa, yang merupakan penyerahan diri kepada Tuhan untuk meminta apa yang diinginkan dan menerima apapun hasil yang diperoleh. Dalam bahasa lain, dapat dikemukakan bahwa ”manusia yang berusaha, tetapi Tuhan-lah yang menentukan !” dengan demikian berdoa merupakan salah satu terapi bagi pemeliharaan usaha untuk mencapai cita-cita.
Kompetensi perlu dimiliki oleh wirausahawan seperti halnya profesi lain dalam kehidupan, kompetensi ini mendukungnya ke arah kesuksesan. Dan & Bradstreet business Credit Service ; mengemukakan 10 kompetensi yang harus dimiliki, yaitu :
1. knowing your business, yaitu mengetahui usaha apa yang akan dilakukan. Dengan kata lain, seorang wirausahawan harus mengetahui segala sesuatu yang ada hubungannya dengan usaha atau bisnis yang akan dilakukan.
2. knowing the basic business management, yaitu mengetahui dasar-dasar pengelolaan bisnis, misalnya cara merancang usaha, mengorganisasi dan mengenalikan perusahaan, termasuk dapat memperhitungkan, memprediksi, mengadministrasikan, dan membukukan kegiatan-kegiatan usaha. Mengetahui manajemen bisnis berarti memahami kiat, cara, proses dan pengelolaan semua sumberdaya perusahaan secara efektif dan efisien.
3. having the proper attitude, yaitu memiliki sikap yang sempurna terhadap usaha yang dilakukannya. Dia harus bersikap seperti pedagang, industriawan, pengusaha, eksekutif yang sunggung-sungguh dan tidak setengah hati.
4. having adequate capital, yaitu memiliki modal yang cukup. Modal tidak hanya bentuk materi tetapi juga rohani. Kepercayaan dan keteguhan hati merupakan modal utama dalam usaha. Oleh karena itu, harus cukup waktu, cukup uang, cukup tenaga, tempat dan mental.
5. managing finances effectively, yaitu memiliki kemampuan / mengelola keuangan, secara efektif dan efisien, mencari sumber dana dan menggunakannnya secara tepat, dan mengendalikannya secara akurat.
6. managing time efficiently, yaitu kemampuan mengatur waktu seefisien mungkin. Mengatur, menghitung, dan menepati waktu sesuai dengan kebutuhannya.
7. managing people, yaitu kemampuan merencanakan, mengatur, mengarahkan / memotivasi, dan mengendalikan orang-orang dalam menjalankan perusahaan.
8. statisfying customer by providing high quality product, yaitu memberi kepuasan kepada pelanggan dengan cara menyediakan barang dan jasa yang bermutu, bermanfaat dan memuaskan.
9. knowing Hozu to Compete, yaitu mengetahui strategi / cara bersaing. Wirausaha harus dapat mengungkap kekuatan (strength), kelemahan (weaks), peluang (opportunity), dan ancaman (threat), dirinya dan pesaing. Dia harus menggunakan analisis SWOT sebaik terhadap dirinya dan terhadap pesaing.
10. copying with regulation and paper work, yaitu membuat aturan / pedoman yang jelas tersurat, tidak tersirat.
Delapan anak tangga menuju puncak karir berwirausaha , terdiri atas :
1. mau kerja keras (capacity for hard work)
2. bekerjasama dengan orang lain (getting things done with and through people)
3. penampilan yang baik (good appearance)
4. yakin (self confidence)
5. pandai membuat keputusan (making sound decision)
6. mau menambah ilmu pengetahuan (college education)
7. ambisi untuk maju (ambition drive)
8. pandai berkomunikasi (ability to communicate)
Tag : Faktor-faktor Motivasi Berwirausaha , Entrepreneurship, Kewirausahaan .
Kesalahan Dalam Memulai Berwirausaha
21.30 Unknown 0 Comments
Anda memutuskan untuk memulai usaha. Anda memiliki ide. Misalnya, Anda menjadi tukang kayu. Anda mencetak brosur, kartu nama bisnis, dan memasang iklan di Yellow Pages. Anda mengeluarkan Uang untuk membuat website dan nama domain yang menceritakan pada semua orang kredibilitas dan pengalaman Anda yang luar biasa. Anda menyebarkan brosur di toko-toko sekitar Anda. Kemudian Anda menunggu, menunggu, dan menunggu.
Tidak terjadi apapun. Tapi, bukankah setiap orang melakukan hal yang sama saat memulai usaha? Mencetak brosur, menceritakan pada setiap orang betapa bagusnya Anda, dan menunggu uang menghampiri Anda.
Berhenti disini. Anda baru saja melakukan beberapa kesalahan dari 10 kesalahan teratas yang dilakukan pengusaha ketika memulai usaha.
Kesalahan # 1: Pertama, menjadi seorang "tukang kayu" itu terlalu umum. Ada jutaan tukang kayu di dunia, tapi yang berhasil adalah mereka yang memiliki keahlian khusus, seperti mengukir kayu, renovasi rumah, dan ketrampilan khusus lainnya.
Kesalahan # 2: Jika Anda gagal merencanakan, Anda berencana untuk gagal. Ide bukanlah bukanlah business plan, atau marketing plan, atau bahkan sebuah tujuan. Ini hanya sekedar ide. Meskipun proses perencanaan membutuhkan waktu yang lama dan membosankan, tapi ini akan memberikan Anda keuntungan lebih dari yang Anda bayangkan. Misalnya, saat mencari dana, bergabung dalam kelompok profesional, merubah tujuan, bisnis yang berubah, atau jika Anda mencari rekanan atau investor. Rencana Anda seharusnya memandu Anda, bukan memaksa Anda. Jika ada hal dalam rencana yang tidak sesuai, segera ubah. Business plan Anda tidak akan pernah menjadi sebuah final draft.
Kesalahan # 3: Brosur dan kartu bisnis adalah sampah saat memulai usaha! Anda akan mengeluarkan lebih banyak daripada yang mereka hasilkan untuk Anda. Abaikan biaya cetak yang tinggi beserta biaya desainnya jika Anda tidak cukup cakap. Kebanyakan awal usaha berubah terlalu cepat, dan materi ini hanya efektif dalam jangka waktu yang singkat, terkadang hanya beberapa hari.
Jangan membuang waktu, atau uang Anda untuk brosur atau kartu nama bisnis sampai Anda bisa mengejar sales setidaknya selama enam bulan. Jika tidak, hal-hal ini akan menyulitkan Anda.
Kesalahan # 4: Lihat Yellow Page dan lihat berapa banyak tukang kayu yang tercantum disana. Manakah yang paling menonjol? Tentu saja bukan iklan kecil yang ada di sudut halaman. Mungkin saja bukan yang iklan sebaris. Dan diawal usaha, inilah yang mampu Anda lakukan. Untuk satu atau dua klien dalam setahun, mungkin bisa, tapi lebih baik menunggu sampai anggaran marketing Anda mampu membeli iklan yang besar, mewah, dan menarik perhatian.
Kesalahan # 5: Enam ratus dollar untuk website dan nama domain? Website dan nama domain sebelum membuat marketing plan? Skenario ini sudah cukup memusingkan bagi Anda yang ‘dalam proses’. Ide terbaik untuk memulai usaha, mendesain web sendiri secara gratis jika Anda bisa. Ide kedua adalah meminta bantuan teman atau saudara untuk mendesainnya. Cara ketiga adalah dengan membayar biaya minimum untuk bagian yang sudah terselesaikan dan sisanya Anda kerjakan sendiri atau dengan bantuan teman atau saudara.
Hanya jika tidak ada yang bisa membantu Anda, maka Anda bisa menyewa profesional untuk mengerjakan segala sesuatunya untuk Anda. Dan jika Anda melakukannya, cobalah untuk memperkerjakanya selama 30 atau 60 hari. Dengan demikian website baru akan menghasilkan pemasukan untuk Anda sebelum Anda membayar. Jika Anda tidak membayar di depan, tanyakan jika mereka menyediakan update gratis. Anda diperbolehkan mengganti satu atau dua hal, setidaknya sekali dalam seminggu saat Anda mencoba website baru Anda. Jika Anda membayar $600, maka sebaiknya website yang baik – karena Anda menggunakan seluruh anggaran marketing untuk itu.
Kesalahan # 6: Seorang tukang kayu yang Sekolah di John B. Doe Carpentry Academy! Inikah yang dikatakan konsumen Anda? Kebanyakan, mereka tidak memikirkan hal tersebut. Kebanyakan konsumen berpikir, "Wow! Lihat hasil kerjanya. Inilah yang saya inginkan." Dan ini yang Anda inginkan dipikirkan oleh konsumen. Jangan mempromosikan diri Anda, promosikan solusi Anda. Setiap orang yang mengunjungi website Anda memiliki masalah yang ingin mereka selesaikan. Jika Anda bisa mendapatkan gambaran masalah tersebut, dan bisa memberikan solusi melalui website Anda, Anda sudah melakukan kegiatan marketing yang baik.
Kesalahan # 7: Apa yang dilakukan tukang kayu di toko kelontong? Dan mengapa dia masih membagikan selebaran? Jika Anda memang ingin membagikan selebaran, lakukan ditempat yang tepat. Seorang tukang kayu seharusnya membagikan selebaran di tempat penebangan kayu atau toko furnitur. Bahkan toko yang menjual paku menjadi tempat yang strategis bagi tukang kayu untuk menyebarkan selebaran.
Kesalahan # 8: Anda berhenti memasarkan. Mungkin ini adalah kesalahan terbesar saat memulai usaha. Meskipun Anda melakukan kebalikan dari apa yang sudah Anda baca dan jika Anda terus melakukannya, maka hasil minimumlah yang Anda dapatkan. Jika Anda berhenti saat kehabisan ide-ide baru, maka tidak banyak yang Anda dapatkan.
Kunci pemasaran adalah pengulangan. Pastikan orang ingat nama Anda saat menghadapi masalah . Jika mereka hanya melihat nama Anda sekali, sementara kompetitor sudah mengirimkan selebaran yang ketiga, maka kompetitor yang akan mendapatkannya. Sering kita dengar diperlukan lebih dari satu kali agar konsumen membeli, dan ini memang benar adanya. Dengan tersedianya informasi bagi konsumen saat ini, Anda ingin nama Anda diingat dengan baik.
Kesalahan # 9: Saat tidak ada hasil, Anda tidak melakukan apapun. Kegagalan menghampiri orang-orang yang menyerah. Motivasi diri Anda! Bangun dipagi hari dan katakan "Saya akan mendapatkan !" Jika Anda membangunnya, tapi tidak seorangpun yang tahu, maka tidak seorangpun yang datang. Saat memulai usaha, Anda harus terus mencoba, membuat kesalahan, belajar, dan mencoba lagi. Jika Anda mencoba, melakukan kesalahan, dan menyerah, Anda tidak akan pernah sukses .
Kesalahan # 10: Anda menganggap apa yang dilakukan orang lain akan sesuai untuk Anda. Salah! Apa yang dilakukan orang lain adalah membutuhkan waktu yang lama untuk memahaminya, dan mereka telah berupaya keras sepanjang waktu agar sesuai dengan kebutuhan mereka. Jika Anda meniru sebagian, tidak semuanya, atas apa yang telah mereka lakukan, hasil yang Anda dapatkan tidak pernah sama. Orang berupaya keras untuk individualistis, dan begitu juga seharusnya sebuah bisnis. Jika Anda meniru kompetitor disetiap aspek, prospek hanya akan melempar koin untuk memilih. Apakah Anda hanya ingin mendapatkan 50% saja? Tidak, Anda menginginkan semuanya!
Garis bawah dalam memulai bisnis adalah tetap termotivasi. Memulai usaha adalah hal terberat yang pernah dilakukan seseorang karena unsur ketidakpastian, kurangnya struktur dukungan, pemenuhan dan tidak mengindahkan tipikal zona aman Anda. Tapi hasil yang didapatkan jauh lebih besar daripada pengorbanannya. Dan pada akhirnya, jika secara finansial aman dan mandiri, maka Anda merasa lebih puas daripada yang pernah Anda bayangkan.
source : Cherilyn R. Lester
Tag : 10 Kesalahan Dalam Memulai Berwirausaha , Label: Entrepreneurship, Kewirausahaan .
8 Kiat Menjadi Usahawan Yang Sukses
21.22 Unknown 0 Comments
1. Kenali Impian Anda
Semua kemudahan dari fasilitas yang kita gunakan saat ini dulunya hanyalah sebuah impian dari orang-orang yang telah menemukan dan menciptakannya. Orang-orang ini mengenali mimpi mereka dan percaya bahwa mimpi-mimpi ini bisa diwujudkan.
“Orang dengan ide baru adalah orang aneh sampai ide tersebut berhasil”. Demikian sebuah ungkapan. Dan orang-orang yang sekarang wujud impiannya sedang kita gunakan, telah rela dianggap aneh dan bahkan dianggap gila.
Karena barangkali bagi mereka, hidup mengejar impian dan menjadi orang seperti yang mereka sendiri inginkan, jauh lebih mulia dan bahagia daripada menjadi orang dan menjalani kehidupan seperti yang orang lain harapkan dan tentukan
2. Ambil Langkah Pertama
Banyak impian hanyalah tinggal impian jika tidak ada tindakan yang diambil untuk membuat impian tersebut terwujud.
Langkah pertama yang paling tepat untuk memulai adalah dengan mengumpulkan informasi yang cukup untuk membuka jalan ke arah impian kita. Namun di era informasi saat ini, sangat mudah untuk terjebak dalam informasi yang salah. Bahkan tidak jarang tersesat dalam belantara informasi.
Terlebih sebagai manuasia kita mudah sekali tergoda pada hal-hal yang kelihatannya serba mudah dan instan.
Karena itu motto kami adalah “Internet Bagaikan Hutan Belantara Yang Tanpa Batas Jadi Pastikan Anda Menginvestasikan Waktu Dan Energi Anda Hanya Pada Yang Memberikan Nilai Kembalian Yang Paling Tinggi Untuk Anda”.
3. Bersedia Belajar
Saat ini banyak sekali orang yang menjadi penganggur berpindidikan. Kenapa? Karena pendidikan saja tidak cukup. Selain berpendidikan kita juga harus memiliki ketrampilan. Telah sangat banyak contoh di dunia ini dimana orang justru menjadi sukses bukan karena pendidikannya tapi karena ketrampilannya.
Karena itu jangan sungkan untuk belajar ketrampilan-ketrampilan baru yang akan semakin mendekatkan anda dengan impian anda. Mungkin tidak akan ada tepuk tangan, pakaian toga atau sertifikat ketika anda telah menguasai ketrampilan bisnis anda. Tapi semua orang tahu, dalam bisnis indikator sukses bukan nilai akademis, tapi nilai saldo.
Namun demikian, jangan jadikan uang sebagai tujuan utama. Karena ketika kita semakin layak untuk menjadi sukses, uang akan mengikuti dengan sendirinya.
4. Ciptakan Sebuah Sistem
Agar mudah mengevaluasi perkembangan bisnis anda. Ciptakan sebuah sistem. Standard Operating Procedure (SOP). Prosedur mengoperasikan televisi paling sederhana misalnya; sambungkan TV ke sumber listrik, tekan tombol power. Jika televisi tidak menyala berarti kemungkinan masalah hanya dua, kalau bukan pada sumber listriknya yang kosong berarti power TV tersebut yang rusak.
Hampir semua intansi dan korporasi besar memiliki SOP untuk mengatur bisnis mereka. SOPlah yang membuat KFC, McDonald, Pizza Hut, Coca-Cola, Pepsi cita rasanya tetap sama di belahan dunia manapun dia dijual.
Di eCerdas, WFD System adalah SOP yang dibuat agar jerih payah yang telah dilakukan untuk megembangkan jaringan tidak perlu lagi dilakukan berulang-ulang.
5. Kembangkan Jaringan
Bisnis tanpa jaringan hanya menjadi bisnis lokal. Dan tidak ada bisnis yang sukses besar tanpa membangun jaringan. Ada orang yang sukses karena jaringan bisnis restorannya, jaringan bisnis real estatenya, jaringan bisnis baksonya dan lain-lain.
Ketika bisnis online hadir, membangun jaringan menjadi lebih mudah. Tidak perlu tanah, gedung dan karyawan. Mengawasinyapun menjadi lebih mudah, tidak perlu pergi-pergi ke luar kota, tidak perlu menstok barang, dijalankan tanpa terikat waktu dan tempat.
Saat ini, siapa yang paling luas dan berkualitas jaringan yang dimilikinya, maka akan semakin sukses dia. Membangun jaringan yang tidak sekedar luas tapi juga berkualiatas adalah salah satu ketrampilan yang paling dibanggakan dan diandalkan oleh entreprenuer manapun.
6. Pengorbanan
Investasi adalah bahasa lain dari pengorbanan. Dimana saat berinvestasi kita rela berkorban untuk tidak membelajakan uang yang kita miliki saat ini demi harapan akan perkembangan hasilnya di masa depan. Demikian juga dalam investasi waktu dan energi.
Tapi sayangnya, sangat jarang orang yang rela berkorban, orang yang bersedia menunda kesenangannya saat ini demi kesenangan yang jauh lebih besar di hari esok hanya karena terbayang-bayang akan resikonya.
Padahal jika pengorbanan itu memang dibutuhkan dalam meraih impiannya, maka kita akan menjalankannya dengan suka cita. Halangan apapun adalah tantangan untuk menjadi lebih kuat, lebih cerdas, lebih berpengalaman dan tentunya untuk menjadi lebih sukses…
7. Konsisten
Ada saat dalam menjalankan bisnis seakan-akan mendadak menjadi buntu. Cahaya gairah yang tadinya terang-benderang tiba-tiba meredup. Baik karena suatu alasan atau bahkan tidak diketahui alasannya kenapa.
Banyak calon-calon bintang berguguran pada fase ini, ketika komitmen mereka diuji, ketika daya tahan fisik dan mentalnya diuji, mereka kalah. Sehingga mereka tidak layak melihat impian mereka menjadi nyata. Yang paling menyedihkan kebanyakan mundur justru ketika impian telah tinggal sejangkauan lagi. “Saat paling gelap di malam hari adalah saat menjelang fajar”, demikian sebuah ungkapan bijak.
Jika langkah anda mulai tersandung, ingatlah kembali impian anda. Bayangkan bagaimana kesengsaraan yang akan anda alami jika impian anda tidak tercapai.
8. Impian Menjadi Nyata
Kini semua perjuangan yang dilakukan untuk meraih impian telah tercapai. Jika ada tetes air mata dan luka di masa lalu, kini menjadi kenangan dan kisah yang manis dan menjadi motivator bagi generasi bintang berikutnya.
Betapa bahagianya menjadi orang seperti yang kita inginkan. Betapa bahagianya dapat menjalani kehidupan sesusai dengan pilihan sendiri. Betapa bahagianya mengetahui bahwa kebahagiaan ini buah dari perjuangan sendiri. Dan yang paling membahagiakan adalah sekarang kita dapat membagi kebahagiaan ini kepada keluarga, orang-orang yang kita cintai, sahabat dan lingkungan kita…
Dan sekarang kita juga sadar bahwa ketika kita bermimpi meraih bintang, dan kita benar-benar telah berjuang untuk mewujudkannya, walau mungkin nanti bintang itu tidak teraih, tapi kita tidak akan sekedar mendapatkan lumpur.
Tag : 8 Kiat Menjadi Usahawan Yang Sukses , Entrepreneurship, Wirausaha.
8 Kiat Menjadi Usahawan Yang Sukses
21.22 Unknown 0 Comments
1. Kenali Impian Anda
Semua kemudahan dari fasilitas yang kita gunakan saat ini dulunya hanyalah sebuah impian dari orang-orang yang telah menemukan dan menciptakannya. Orang-orang ini mengenali mimpi mereka dan percaya bahwa mimpi-mimpi ini bisa diwujudkan.
“Orang dengan ide baru adalah orang aneh sampai ide tersebut berhasil”. Demikian sebuah ungkapan. Dan orang-orang yang sekarang wujud impiannya sedang kita gunakan, telah rela dianggap aneh dan bahkan dianggap gila.
Karena barangkali bagi mereka, hidup mengejar impian dan menjadi orang seperti yang mereka sendiri inginkan, jauh lebih mulia dan bahagia daripada menjadi orang dan menjalani kehidupan seperti yang orang lain harapkan dan tentukan
2. Ambil Langkah Pertama
Banyak impian hanyalah tinggal impian jika tidak ada tindakan yang diambil untuk membuat impian tersebut terwujud.
Langkah pertama yang paling tepat untuk memulai adalah dengan mengumpulkan informasi yang cukup untuk membuka jalan ke arah impian kita. Namun di era informasi saat ini, sangat mudah untuk terjebak dalam informasi yang salah. Bahkan tidak jarang tersesat dalam belantara informasi.
Terlebih sebagai manuasia kita mudah sekali tergoda pada hal-hal yang kelihatannya serba mudah dan instan.
Karena itu motto kami adalah “Internet Bagaikan Hutan Belantara Yang Tanpa Batas Jadi Pastikan Anda Menginvestasikan Waktu Dan Energi Anda Hanya Pada Yang Memberikan Nilai Kembalian Yang Paling Tinggi Untuk Anda”.
3. Bersedia Belajar
Saat ini banyak sekali orang yang menjadi penganggur berpindidikan. Kenapa? Karena pendidikan saja tidak cukup. Selain berpendidikan kita juga harus memiliki ketrampilan. Telah sangat banyak contoh di dunia ini dimana orang justru menjadi sukses bukan karena pendidikannya tapi karena ketrampilannya.
Karena itu jangan sungkan untuk belajar ketrampilan-ketrampilan baru yang akan semakin mendekatkan anda dengan impian anda. Mungkin tidak akan ada tepuk tangan, pakaian toga atau sertifikat ketika anda telah menguasai ketrampilan bisnis anda. Tapi semua orang tahu, dalam bisnis indikator sukses bukan nilai akademis, tapi nilai saldo.
Namun demikian, jangan jadikan uang sebagai tujuan utama. Karena ketika kita semakin layak untuk menjadi sukses, uang akan mengikuti dengan sendirinya.
4. Ciptakan Sebuah Sistem
Agar mudah mengevaluasi perkembangan bisnis anda. Ciptakan sebuah sistem. Standard Operating Procedure (SOP). Prosedur mengoperasikan televisi paling sederhana misalnya; sambungkan TV ke sumber listrik, tekan tombol power. Jika televisi tidak menyala berarti kemungkinan masalah hanya dua, kalau bukan pada sumber listriknya yang kosong berarti power TV tersebut yang rusak.
Hampir semua intansi dan korporasi besar memiliki SOP untuk mengatur bisnis mereka. SOPlah yang membuat KFC, McDonald, Pizza Hut, Coca-Cola, Pepsi cita rasanya tetap sama di belahan dunia manapun dia dijual.
Di eCerdas, WFD System adalah SOP yang dibuat agar jerih payah yang telah dilakukan untuk megembangkan jaringan tidak perlu lagi dilakukan berulang-ulang.
5. Kembangkan Jaringan
Bisnis tanpa jaringan hanya menjadi bisnis lokal. Dan tidak ada bisnis yang sukses besar tanpa membangun jaringan. Ada orang yang sukses karena jaringan bisnis restorannya, jaringan bisnis real estatenya, jaringan bisnis baksonya dan lain-lain.
Ketika bisnis online hadir, membangun jaringan menjadi lebih mudah. Tidak perlu tanah, gedung dan karyawan. Mengawasinyapun menjadi lebih mudah, tidak perlu pergi-pergi ke luar kota, tidak perlu menstok barang, dijalankan tanpa terikat waktu dan tempat.
Saat ini, siapa yang paling luas dan berkualitas jaringan yang dimilikinya, maka akan semakin sukses dia. Membangun jaringan yang tidak sekedar luas tapi juga berkualiatas adalah salah satu ketrampilan yang paling dibanggakan dan diandalkan oleh entreprenuer manapun.
6. Pengorbanan
Investasi adalah bahasa lain dari pengorbanan. Dimana saat berinvestasi kita rela berkorban untuk tidak membelajakan uang yang kita miliki saat ini demi harapan akan perkembangan hasilnya di masa depan. Demikian juga dalam investasi waktu dan energi.
Tapi sayangnya, sangat jarang orang yang rela berkorban, orang yang bersedia menunda kesenangannya saat ini demi kesenangan yang jauh lebih besar di hari esok hanya karena terbayang-bayang akan resikonya.
Padahal jika pengorbanan itu memang dibutuhkan dalam meraih impiannya, maka kita akan menjalankannya dengan suka cita. Halangan apapun adalah tantangan untuk menjadi lebih kuat, lebih cerdas, lebih berpengalaman dan tentunya untuk menjadi lebih sukses…
7. Konsisten
Ada saat dalam menjalankan bisnis seakan-akan mendadak menjadi buntu. Cahaya gairah yang tadinya terang-benderang tiba-tiba meredup. Baik karena suatu alasan atau bahkan tidak diketahui alasannya kenapa.
Banyak calon-calon bintang berguguran pada fase ini, ketika komitmen mereka diuji, ketika daya tahan fisik dan mentalnya diuji, mereka kalah. Sehingga mereka tidak layak melihat impian mereka menjadi nyata. Yang paling menyedihkan kebanyakan mundur justru ketika impian telah tinggal sejangkauan lagi. “Saat paling gelap di malam hari adalah saat menjelang fajar”, demikian sebuah ungkapan bijak.
Jika langkah anda mulai tersandung, ingatlah kembali impian anda. Bayangkan bagaimana kesengsaraan yang akan anda alami jika impian anda tidak tercapai.
8. Impian Menjadi Nyata
Kini semua perjuangan yang dilakukan untuk meraih impian telah tercapai. Jika ada tetes air mata dan luka di masa lalu, kini menjadi kenangan dan kisah yang manis dan menjadi motivator bagi generasi bintang berikutnya.
Betapa bahagianya menjadi orang seperti yang kita inginkan. Betapa bahagianya dapat menjalani kehidupan sesusai dengan pilihan sendiri. Betapa bahagianya mengetahui bahwa kebahagiaan ini buah dari perjuangan sendiri. Dan yang paling membahagiakan adalah sekarang kita dapat membagi kebahagiaan ini kepada keluarga, orang-orang yang kita cintai, sahabat dan lingkungan kita…
Dan sekarang kita juga sadar bahwa ketika kita bermimpi meraih bintang, dan kita benar-benar telah berjuang untuk mewujudkannya, walau mungkin nanti bintang itu tidak teraih, tapi kita tidak akan sekedar mendapatkan lumpur.
Tag : 8 Kiat Menjadi Usahawan Yang Sukses , Entrepreneurship, Wirausaha.
Langganan:
Komentar (Atom)
About
Follow Us
Popular Posts
-
10 Kesalahan Dalam Memulai Berwirausaha Anda memutuskan untuk memulai usaha. Anda memiliki ide. Misalnya, Anda menjadi tukang kayu. Anda men...
-
Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Habis di Tengah Bulan Kebanyakan Pekerja memiliki masalah yang sama , ketika tanggal 20 setiap bulan pasti ...
-
Rezeki itu ibarat air, dimana air yang menggenang lama kelamaan akan kotor, berbau dan menimbulkan penyakit. Demikian juga air yang tumpah t...
-
Ada dua orang bersaudara bernama Pablo dan Bruno. Mereka berdua bekerja sebagai pembawa ember, mengangkut air yang dibutuhkan desa tempat ti...
-
Faktor-faktor yang dapat memotivasi kita Berwirausaha Ciri-ciri wirausaha yang berhasil : • Memiliki visi dan tujuan yang jelas . Hal in...
-
" Hasrat dan keinginan kita tidak terbatas, tetapi uang kita terbatas. Karena itu, kita harus mampu membedakan antara kebutuhan (ne...
-
Kiat Menjadi Usahawan Yang Sukses 1. Kenali Impian Anda Semua kemudahan dari fasilitas yang kita gunakan saat ini dulunya hanyalah sebuah i...
-
Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Habis di Tengah Bulan Kebanyakan Pekerja memiliki masalah yang sama , ketika tanggal 20 setiap bulan pasti ba...
-
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun ke...
-
Tips Mencari Kerja dengan Gaji Tinggi / Besar - Para pencari diharapkan dapat menemukan profesi yang benar-benar tepat. Tidak ada salahny...
TENTANG KAMI
Kami adalah sekelompok tim yang memiliki latar belakang di bidang pengelolaan keuangan sejak tahun 1992, dan ide membentuk bisnis dengan pola partnership kami mulai sejak 2004 dengan kantor pusat di Jakarta. Strategi bisnis terus kami kembangkan, dan sejak tahun 2008 kami berhasil merumuskan sebuah strategi jitu yang memastikan setiap anggota yang join memiliki peluang keberhasilan minimal di atas 90% [jika tidak 100%], DIJAMIN !CARA MENGHUBUNGI KAMI
Address: APL Tower Lt.33 Unit T5-6, Jl. Letjen S. Parman – Jakarta Country: Indonesia ; Telephone: 0818-23 ; Fax: (021) 2933 9; Email: support@smartfin
Labels
- Artikel Inspirasi (8)
- Entrepreneurship (8)
- Inspirasi Karir (7)
- sedekah (1)
- Tip Keuangan (7)
- Wirausaha (8)
Instructions
Recomended
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
Labels
- Artikel Inspirasi (8)
- Entrepreneurship (8)
- Inspirasi Karir (7)
- sedekah (1)
- Tip Keuangan (7)
- Wirausaha (8)
Blog Archive
-
▼
2013
(20)
-
►
Juni
(16)
- 5 Hukum Penting Menarik Uang Masuk Ke Kantong Anda
- 7 Strategi Agar Pasti Kaya
- Belajar Bagaimana Cara Orang Kaya Berpikir Untuk M...
- Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Habis di Tengah Bulan
- Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Habis di Tengah Bulan
- Belajar Bisnis : Tip sukses berbisnis dari Google
- Proses memulai berwirausaha
- Proses memulai berwirausaha
- Faktor yang Memotivasi Berwirausaha
- Faktor yang Memotivasi Berwirausaha
- Kesalahan Dalam Memulai Berwirausaha
- 8 Kiat Menjadi Usahawan Yang Sukses
- 8 Kiat Menjadi Usahawan Yang Sukses
-
►
Juni
(16)
Blog Archive
Search This Blog
Entri Populer
-
Rezeki itu ibarat air, dimana air yang menggenang lama kelamaan akan kotor, berbau dan menimbulkan penyakit. Demikian juga air yang tumpah t...
-
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun ke...
-
Cara Mengelola Gaji Agar Tidak Habis di Tengah Bulan Kebanyakan Pekerja memiliki masalah yang sama , ketika tanggal 20 setiap bulan pasti ...
-
Seorang guru bertanya kepada anak-anak didiknya di Sekolah Taman Kanak Kanak ( TK), “Kalau besar nanti, apa yang menjadi cita-cita kalian?” ...
-
Ada dua orang bersaudara bernama Pablo dan Bruno. Mereka berdua bekerja sebagai pembawa ember, mengangkut air yang dibutuhkan desa tempat ti...
-
Jawaban hanya akan muncul jika ada pertanyaan. Jika Anda ingin jawaban atas apa yang sedang Anda hadapi dalam hidup ini, maka Anda harus p...
-
Saat Anda membuat keputusan adalah saat dimana nasib Anda ditentukan.— Anthony Robbins Kita semua tahu bahwa untuk mendapatkan hasil yang be...
-
Google adalah salah satu contoh perusahaan yang sukses berkat adanya inovasi yang terus-menerus. Berawal dari sebuah mesin pencari, perusa...
-
" Hasrat dan keinginan kita tidak terbatas, tetapi uang kita terbatas. Karena itu, kita harus mampu membedakan antara kebutuhan (ne...











0 komentar:
Posting Komentar